Begini Posisi Berkendara Motor yang Benar agar Tidak Cepat Lelah
JAKARTA, iNews.id - Posisi berkendara motor yang benar ternyata menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan selama di jalan. Kebiasaan duduk yang kurang tepat dapat membuat tubuh cepat lelah, menurunkan konsentrasi, hingga meningkatkan risiko kecelakaan.
Banyak pengendara hanya memperhatikan kondisi kendaraan dan perlengkapan berkendara. Padahal, postur tubuh saat mengendarai motor juga berperan besar dalam menjaga keseimbangan serta memudahkan pengendara mengendalikan kendaraan di berbagai situasi.
Head of Safety Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani, mengingatkan pentingnya menerapkan posisi berkendara yang ergonomis agar tubuh tidak mudah lelah selama perjalanan.
"Banyak pengendara yang hanya fokus pada kondisi kendaraan dan perlengkapan berkendara, namun melupakan pentingnya posisi berkendara. Padahal, posisi berkendara membantu menjaga keseimbangan, meningkatkan kenyamanan, serta membuat pengendara lebih siap menghadapi berbagai situasi," kata Agus Sani dalam keterangan pers, Kamis (2/7/2026).
Berikut beberapa posisi tubuh yang perlu diperhatikan saat mengendarai sepeda motor agar tetap nyaman dan aman.
1. Kepala dan Pandangan
Pastikan kepala tetap tegak dengan pandangan mengarah jauh ke depan. Hindari terlalu sering melihat panel instrumen atau menunduk karena dapat mengurangi kemampuan mengantisipasi kondisi lalu lintas.
2. Pundak dan Lengan
Usahakan bahu tetap rileks dan tidak tegang. Posisi ini membantu mengurangi rasa lelah sekaligus memudahkan mengendalikan motor.
Selain itu, siku sebaiknya sedikit menekuk agar tangan lebih leluasa saat bermanuver.
3. Tangan dan Jari
Pegang setang menggunakan seluruh jari agar kendali terhadap motor tetap optimal. Hindari kebiasaan meletakkan jari di tuas rem secara terus-menerus saat motor melaju karena dapat mengurangi kenyamanan berkendara.
4. Badan dan Pinggul
Duduklah dengan posisi tubuh tegak tetapi tetap santai. Pinggul harus bertumpu dengan baik di atas jok untuk menjaga keseimbangan selama berkendara.
Posisi membungkuk sebaiknya dihindari karena dapat membuat tubuh lebih cepat mengalami kelelahan.
5. Lutut dan Kaki
Posisi kaki disesuaikan dengan jenis sepeda motor yang digunakan. Pada motor matik, kaki sebaiknya lurus ke depan dan rapat.
Sementara untuk motor bebek maupun sport, kaki harus berada di atas pijakan. Khusus motor sport, lutut dapat menjepit ringan tangki bahan bakar guna membantu menjaga kestabilan.
Agus Sani menjelaskan, posisi berkendara yang benar membuat tubuh bekerja lebih efisien sehingga pengendara dapat mempertahankan fokus lebih lama selama perjalanan.
"Ketika posisi berkendara sudah benar, tubuh tidak mudah mengalami kelelahan. Otot bekerja lebih optimal, pengendara lebih nyaman, dan konsentrasi dapat terjaga lebih lama. Hal ini penting untuk mengurangi risiko munculnya rasa lelah saat berkendara yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain," kata Agus Sani.
Menerapkan posisi berkendara yang benar, pengendara tidak hanya merasa lebih nyaman, tetapi juga dapat mengurangi risiko kelelahan yang berpotensi memicu kecelakaan di jalan.
Editor: Dani M Dahwilani