Izin Mengemudi Keluar, Wanita Arab Saudi Bikin Komunitas Moge
RIYADH, iNews.id - Pada Juni 2018, pemerintah Arab Saudi telah mencabut larangan perempuan mengemudikan kendaraan bermotor. Merespons kebijakan tersebut, perempuan Arab mulai mengambil kelas mengemudi dan mendapatkan SIM baik mobil maupun motor. Bahkan, di antara mereka sudah membentuk komunitas.
Dikutip dari Ride Apart, Selasa (21/8/2018), salah satu komunitas yang didirikan kaum perempuan Arab adalah klub motor Harley-Davidson. Komunitas bernama Ladies of Harley Riyadh Chapter itu terdiri atas delapan perempuan. Mereka menjadi satu-satunya komunitas moge (motor gede) yang seluruh anggotanya perempuan.
"Beberapa perempuan sudah mendatangi kami untuk bertanya, belajar dan membeli motor ini," ujar Trading Manager Harley-Davidson Saudi flagship store, Marwn Al-Mutlaq.
Sayang, tidak ada informasi lebih lanjut mengenai komunitas lady biker Harley-Davidson ini. Walaupun diizinkan mengemudikan motor dan membentuk komunitas, perempuan di Saudi masih harus mendapatkan izin dari laki-laki untuk mendapatkan lisensi.
Kabar gembiranya, tak akan ada pelat nomor yang membedakan antara perempuan dan laki-laki. Hanya pakaian berkendara, harus mentaati aturan sebelumnya.
Jika sedang berada di institusi pendidikan berkendara, para perempuan diizinkan untuk menggunakan celana jeans termasuk rompi keselamatan. Sebaliknya, jika sedang berada di wilayah publik mereka tetap menggunakan abaya (sejenis gamis).
Editor: Dani M Dahwilani