Marc Marquez Kunci Gelar MotoGP 2025, Sirkuit Motegi Jadi Laboratorium Uji Performa Mesin
Ini menandai gelar ketujuh MM93 di kelas premier (menyamai Valentino Rossi) dan gelar dunia kesembilan secara keseluruhan. Luar biasanya, catatan ini mengakhiri penantian 6 tahun Marquez kembali mencicipi tahta tertinggi yakni titel juara dunia MotoGP setelah terakhir kali didapatkan di musim 2019 bersama Honda.
Sirkuit Motegi, selain sebagai laboratorium juga menjadi arena reguler kejuaraan MotoGP. Sirkuit ini juga berperan dalam pengembangan Motul GP Series, pelumas premium yang mengadopsi teknologi dari dunia balap untuk motor harian.
Welmart Purba, Managing Director PT Motul Indonesia Energy mengatakan kemenangan Marquez di Motegi adalah bukti nyata kekuatan teknologi balap. Lewat lini pelumas GP Series, Motul menghadirkan pengalaman performa balap MotoGP langsung ke jalan raya.
“GP Series kami lahir dari semangat yang sama – setiap perjalanan bukan sekadar berkendara, melainkan sebuah pengalaman penuh performa,” kata Welmart.
Editor: Muhammad Sukardi