Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tak hanya Ganti Oli, Ini Perawatan Harus Diperhatikan Pemilik Kendaraan Motor
Advertisement . Scroll to see content

Motor Jarang Dipakai, Apakah Ganti Oli Berdasarkan Waktu atau Jarak Tempuh?

Sabtu, 04 April 2026 - 09:26:00 WIB
Motor Jarang Dipakai, Apakah Ganti Oli Berdasarkan Waktu atau Jarak Tempuh?
Pelumas atau oli motor tidak hanya aus karena pemakaian, tetapi juga bisa rusak akibat faktor waktu. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

Patokan Waktu Jadi Acuan Utama

Untuk motor yang jarang dipakai, penggantian oli sebaiknya dilakukan setiap 3 hingga 6 bulan sekali. Hal ini tetap berlaku meski jarak tempuh belum mencapai batas servis.

Selain itu, pemilik kendaraan juga disarankan mengikuti anjuran pabrikan. Umumnya, oli diganti setiap 2.000–4.000 kilometer atau maksimal 6 bulan, tergantung mana yang tercapai lebih dulu.

Jenis oli juga berpengaruh terhadap masa pakai. Oli sintetis biasanya lebih tahan lama dibanding oli mineral, namun tetap tidak disarankan digunakan lebih dari 6 bulan pada motor yang jarang dipakai.

Kenali Tanda Oli Harus Diganti

Pemilik motor juga perlu memperhatikan kondisi oli secara langsung. Salah satu tanda paling umum adalah perubahan warna menjadi hitam pekat.

Selain itu, tekstur oli yang terlalu kental atau justru terlalu encer menunjukkan kualitasnya sudah menurun. Kondisi ini membuat pelumasan tidak lagi optimal.

Gejala lain bisa dirasakan saat mesin mulai terasa kasar saat dinyalakan. Bahkan, munculnya bau terbakar dari oli juga menjadi indikasi pelumas harus segera diganti.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut