Para Petinggi 28 Klub Motor Kumpul di Musyawarah Besar Asosiasi Honda Jakarta 2026
JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 28 klub dan komunitas motor Honda di Jakarta berkumpul dalam Musyawarah Besar (Mubes) Asosiasi Honda Jakarta (AHJ) 2026 yang digelar di Idemitsu Moto Lounge, Jakarta. Agenda tertinggi organisasi ini menjadi momentum konsolidasi arah komunitas sekaligus penentuan kepemimpinan baru AHJ untuk periode 2026–2029.
Musyawarah Besar AHJ merupakan pesta demokrasi bagi seluruh klub dan komunitas motor Honda yang tergabung dalam asosiasi tersebut. Agenda ini rutin dilaksanakan pada akhir masa kepengurusan untuk mengevaluasi kinerja organisasi serta menentukan arah dan kepemimpinan AHJ pada periode berikutnya.
Sejumlah agenda strategis dibahas dalam Musyawarah Besar AHJ 2026. Di antaranya pembahasan dan revisi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) agar tetap relevan dengan dinamika perkembangan komunitas motor saat ini. Selain itu, pengurus juga menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2023–2026.
Agenda krusial lainnya adalah pemilihan Ketua Presidium Asosiasi Honda Jakarta untuk masa bakti 2026–2029. Proses pemilihan berlangsung secara demokratis dengan menjunjung tinggi prinsip musyawarah mufakat yang menjadi nilai utama dalam komunitas.
Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan perwakilan klub dan komunitas motor Honda di Jakarta. Tercatat sebanyak 28 klub dan komunitas hadir sebagai peserta Musyawarah Besar AHJ 2026. Seluruh rangkaian acara berjalan tertib, kondusif, dan penuh semangat kebersamaan.
Division Head of Marketing Planning & Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Andra Friandana, mengapresiasi terselenggaranya Musyawarah Besar AHJ 2026. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti kuat komitmen komunitas sepeda motor Honda di Jakarta dalam berorganisasi.
“Selamat atas terselenggaranya Musyawarah Besar AHJ 2026. Ini menunjukkan komunitas sepeda motor Honda di Jakarta memiliki komitmen berorganisasi. Proses evaluasi dan regenerasi kepemimpinan seperti ini penting untuk menjaga kesinambungan organisasi dan membangun sinergi yang positif ke depan,” ujar Andra.