Penelitian: Tingkat Stres Pengendara Motor Lebih Rendah dari Pengemudi Mobil
LONDON, iNews.id - Banyak masyarakat Indonesia yang memilih sepeda motor sebagai transportasi utama dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Namun, tidak semua orang tahu bila berkendara motor bermafaat bagi kesehatan dan psikologis.
Dilansir dari Visordown, Kamis (12/12/2019), berdasarkan penelitian yang dilakukan Institute of Neuroscince and Human Behavior (INHB), Inggris, berkendara sepeda motor dapat membakar 170-600 kalori per jam. Itu jumlah yang sama dengan latihan di gym selama satu jam.
INHB melibatkan 50 pengendara sepeda motor dan 50 pengemudi mobil dalam penelitiannya tersebut. Mereka diminta berkendara selama 20 menit dalam kondisi sama.
Selama tes, tim peneliti mengukur detak jantung, kortisol dan level adrenalin. Hasilnya, mengendarai sepeda motor menghasilkan peningkatan kadar adrenalin, detak jantung, serta penurunan kadar kortisol. Hal inilah yang dapat membakar jumlah kalori.
Selain itu, peneliti juga menemukan hal lain yang lebih menakjubkan, yakni tingkatan stres pengendara sepeda motor lebih rendah ketimbang pengemudi mobil.
Pada pengendara sepeda motor, hormon kortisol yang dilepaskan oleh otak ketika cemas lebih sedikit 28 persen dibanding pengemudi mobil, selama tes dilakukan. Bahkan, berkendara motor bisa mengurangi tingkat stres.
Editor: Dani M Dahwilani