Penjualan Motor Capai 5 Juta Unit hingga September 2026, AISI Optimistis Tahun Ini Tembus 6,7 Unit
JAKARTA, iNews.id - Di tengah situasi eknomi yang menantang, penjualan sepeda motor di Indonesia justru menunjukkan tren positif. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat penjualan motor domestik mencapai 5.016.421 unit hingga September 2026 atau tumbuh 3,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Ketua Umum AISI Thomas Wijaya mengatakan, pencapaian tersebut menjadi sinyal positif bagi industri sepeda motor nasional. AISI optimistis penjualan motor sepanjang 2026 bisa mencapai 6,5 juta hingga 6,7 juta unit.
Jika target tersebut tercapai, penjualan sepeda motor nasional berpotensi mencatatkan angka tertinggi dalam hampir 10 tahun terakhir atau sejak 2015.
"Kalau di atas 6,5 juta unit, ini tertinggi hampir setelah 10 tahun dari 2015. Selama 10 tahun terakhir, rata-rata pasar kita di bawah 6,5 juta unit. Jadi tahun ini bisa mencapai rekor baru," ujar Thomas dalan press confernece Indonesia Motorcycle Show (IMOS) di Jakarta, Jumat (30/10/2026).
Dia berharap penyelenggaraan Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2026 dapat menjadi salah satu momentum untuk menggairahkan pasar sepeda motor nasional, sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan industri pada 2027.
Menurut Thomas, IMOS tidak sekadar menjadi ajang pameran dan peluncuran produk, tetapi juga diharapkan mampu menjadi barometer industri sepeda motor nasional.
"Kami sangat berharap IMOS 2026 dapat menjadi barometer industri roda dua. Kami ingin membawa pameran ini bukan hanya sekadar event atau pameran, tetapi justru dapat memacu pertumbuhan pasar dan memberikan kontribusi maksimal terhadap pencapaian industri sepeda motor nasional," katanya.
Tahun ini, IMOS 2026 mengusung tema Riding Towards A Sustainable Future. Tema tersebut mencerminkan komitmen industri sepeda motor dalam menghadirkan solusi mobilitas yang lebih ramah lingkungan dan hemat energi.
Thomas mengatakan, pengunjung akan melihat beragam inovasi kendaraan roda dua, mulai dari sepeda motor listrik, motor dengan teknologi efisiensi bahan bakar, hingga kendaraan yang memanfaatkan energi alternatif.
Berbagai pilihan tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia, baik di perkotaan maupun wilayah pedesaan.
Dia menambahkan, AISI bersama seluruh anggota dan peserta IMOS 2026 berkomitmen memperkuat ekosistem industri sepeda motor nasional. Upaya tersebut dilakukan melalui penyediaan solusi mobilitas yang produktif dan efisien, sekaligus meningkatkan daya saing industri di pasar domestik maupun ekspor.
AISI juga optimistis penyelenggaraan IMOS 2026 dapat mendorong pertumbuhan penjualan sepeda motor serta memberikan efek berganda bagi berbagai sektor industri, mulai dari hulu hingga hilir.
Editor: Dani M Dahwilani