Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ganti Air Radiator Motor Berapa Bulan Sekali? Ini Waktu dan Cara Menggantinya
Advertisement . Scroll to see content

Sering Isi Radiator Motor Pakai Air Keran? Ini Dampaknya untuk Mesin

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:13:00 WIB
Sering Isi Radiator Motor Pakai Air Keran? Ini Dampaknya untuk Mesin
Penggunaan air biasa pada radiator dapat memengaruhi kondisi sistem pendingin dan berpotensi menimbulkan masalah pada mesin.
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kebiasaan mengisi radiator motor menggunakan air keran mungkin terlihat praktis karena mudah didapat. Namun, jika dilakukan terus-menerus, penggunaan air biasa dapat memengaruhi kondisi sistem pendingin dan berpotensi menimbulkan masalah pada mesin.

Radiator memiliki fungsi penting untuk menjaga temperatur mesin tetap dalam batas normal. Cairan pendingin bersirkulasi dari radiator menuju mesin untuk menyerap panas sebelum kembali didinginkan.

Sebab itu, pemilik motor sebaiknya tidak sembarangan memilih cairan yang digunakan untuk mengisi sistem radiator. Dilansir dari laman Suzuki berikut ulasannya.

Air Keran Bisa Memicu Endapan

Air keran dapat mengandung mineral dan zat lain yang berpotensi meninggalkan endapan di dalam sistem pendingin. Jika digunakan dalam jangka panjang, endapan tersebut dapat menumpuk pada saluran radiator.

Penumpukan kerak berpotensi menghambat sirkulasi cairan pendingin. Akibatnya, proses pelepasan panas dari mesin bisa tidak bekerja secara optimal.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut