Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pakar Feng Shui Ungkap Bisnis Otomotif Bakal Penuh Tantangan di Tahun Ular Kayu, Ini Harus Diperhatikan
Advertisement . Scroll to see content

Tahun Kuda Api, Fengshui: Hindari Warna Merah saat Imlek

Senin, 16 Februari 2026 - 15:12:00 WIB
Tahun Kuda Api, Fengshui: Hindari Warna Merah saat Imlek
Pada Tahun Kuda Api 2026, warna merah dianggap kurang ideal karena memiliki elemen sama. (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

Jika elemen api menjadi terlalu kuat, hal tersebut dipercaya dapat memicu emosi yang lebih mudah memuncak. Situasi ini berpotensi menimbulkan konflik dalam hubungan personal, tekanan dalam lingkungan kerja, hingga ketegangan dalam kehidupan sosial.

Alih-alih membawa keberuntungan, penggunaan warna merah secara berlebihan tahun ini disebut-sebut bisa memperbesar dampak negatif dari energi api. Sebab itu, sebagian praktisi astrologi Tionghoa menyarankan agar masyarakat lebih selektif dalam mengenakan atau mendominasi dekorasi dengan warna merah saat perayaan Imlek 2026.

Sebagai penyeimbang unsur api, warna-warna yang merepresentasikan elemen air dan stabilitas dinilai lebih cocok digunakan pada Tahun Kuda Api. Warna biru dan hitam menjadi pilihan utama karena melambangkan ketenangan, kebijaksanaan, serta kemampuan meredam emosi.

Selain itu, warna netral seperti putih, abu-abu, atau krem juga dapat menjadi alternatif aman. Warna-warna ini dianggap membantu menjaga keseimbangan energi serta menciptakan suasana yang lebih stabil.

Dalam prinsip lima elemen (Wu Xing), air memiliki sifat yang mampu mengendalikan api. Oleh sebab itu, penggunaan warna bernuansa air diyakini dapat mengurangi sifat panas, impulsif, dan agresif yang mungkin muncul sepanjang tahun ini.

Meski demikian, bukan berarti warna merah harus dihilangkan sepenuhnya dari perayaan Imlek. Penggunaannya bisa diminimalkan atau dipadukan dengan warna penyeimbang agar energi tetap harmonis.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut