Bagian-Bagian Sepeda Motor yang Harus Dicek Setelah Melibas Banjir

Riyandy Aristyo ยท Kamis, 09 Januari 2020 - 15:11 WIB
Bagian-Bagian Sepeda Motor yang Harus Dicek Setelah Melibas Banjir

Bagi pengendara motor, banjir menjadi pekerjaan rumah lantaran ada beberapa komponen yang harus dijaga. (Foto: Gaadi)

JAKARTA, iNews.id - Intensitas hujan yang masih tinggi, membuat sebagian daerah di Jakarta masih tergenang air. Bagi pengendara motor, kondisi ini menjadi pekerjaan rumah lantaran ada beberapa komponen yang harus dijaga.

Mekanik Beji's Motor, Haeva Caesa R mengatakan, sepeda motor umumnya dibekali banyak komponen yang bisa langsung bersentuhan dengan air. Jika terendam banjir usahakan segera cek komponen-komponen tersebut.

”Sifat air itu mudah masuk melalui celah sempit bagian-bagian motor. Jika terpaksa menerobos banjir sebaiknya langsung dicek," ujar Haeva, saat ditemui iNews.id, beberapa waktu lalu.

Pria yang akrab disapa Ole ini memberikan beberapa tips komponen apa saja yang wajib diperiksa setelah sepeda motor terendam banjir, sebagai berikut:

1. Busi

Lantaran posisi busi (spark plug) berada di bawah, komponen ini biasanya mudah terkena air. Jika dibiarkan terlalu lama akan menimbulkan gejala brebet atau bahkan mesin mati karena pengapian terganggu. "Bila dicek ada air di sekitar kepala busi segera bersihkan hingga kering," kata Ole.

2. Filter udara

Gejalanya juga sama dengan busi jika komponen ini kemasukan air motor akan tersendat. Disarankan ganti filter, karena hampir semua filter udara yang terdapat di sepeda motor zaman sekarang mengandung pelumas. Jika tidak diganti dikhawatirkan air akan terus menempel.

3. Oli mesin

Ciri-ciri oli sudah bercampur air, yakni adanya bintik putih seperti susu. Hal ini bisa dilihat dari dipstick. "Mesin sih masih tetap hidup, tapi kalau dibiarkan lama akan merusak komponen," katanya.

Dia menambahkan, khusus untuk motor matik, cek juga oli gardan yang berada di bawah shockbreaker. Jika selang tidak normal, kemungkinan bakal rawan kemasukan air yang pada akhirnya menimbulkan suara kasar di sekitar CVT.

"Cek oli gardan juga kemudian bersihkan ruang CVT. Keluarkan dulu air melalui lubang pembuangan. Kemudian cek komponen driven face yang menjepit fan belt, karena kalau kena air akan menimbulkan suara kasar," ujar Ole.


Editor : Dani Dahwilani