Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penjualan Mobil LCGC Naik pada Oktober 2025, Ini yang Mendominasi
Advertisement . Scroll to see content

Beli Mobil Bekas LCGC atau Eks Taksi? Pilih Biaya Perbaikannya Paling Murah 

Jumat, 28 Mei 2021 - 21:41:00 WIB
Beli Mobil Bekas LCGC atau Eks Taksi? Pilih Biaya Perbaikannya Paling Murah 
Harga murah, mobil bekas model Low Cost Green Car (LCGC) dan eks taksi menggiurkan. (Foto: Antara)pelu
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Bagi Anda yang ingin memiliki mobil, namun dana terbatas membeli kendaraan bekas menjadi alternatif. Banyak pilihan mobil bekas sesuai dengan isi kantong. 

Bila menilik harga kendaraan bekas, segmen mobil murah ramah lingkungan alias Low Cost Green Car (LCGC) dan eks taksi menjadi pilihan menggiurkan. Tapi ingat jangan terburu-buru membelinya. Pilih yang terbaik? 

Ko Lung Lung, founder Dokter Mobil berbagi tips memilih mobil bekas. Dia mengungkapkan paling utama saat akan membeli mobil bekas adalah menyiapkan dana lebih sekitar Rp30 juta untuk perbaikan. 

"Namanya beli mobil seken itu Anda harus berasumsi setalah membeli masih ada uang yang keluar untuk perbaikan. Jadi sebaiknya jika mau beli mobil seken yang harganya Rp100 juta, ya Anda harus alokasikan dana perbaikan sekitar Rp20-30 jutaan tergantung seberapa parah mobilnya," ujar Ko Lung Lung dikutip dari kanal YouTube Dokter Mobil. 

Jika dilihat dari segi harga, LCGC bekas rata-rata Rp60-100 juta, tergantung dari kilometer dan kondisi eksterior dan interior mobil. 

Untuk mobil bekas taksi, tergantung jenisnya. Seperti Nissan Almera ada diharga Rp60-65 juta, Toyota Limo Rp65-75 juta, All New Toyota Limo Rp85-95 juta, Toyota Camry masih di harga Rp100 jutaan. 

Kelebihan saat membeli mobil bekas taksi, kendaraan tersebut dapat dipastikan mendapat perawatan lebih baik. Sebab, ada service berkala dari perusahaan. 

"Di perusahaan taksi itu ada service berkala dari mereka sendiri mulai dari oli, oli transmisi, kopling segala macem, itu pasti akan jauh lebih terkontrol sama si yang punya mobil kan," katanya. 

Namun, di sisi lain, karena ini mobil untuk angkut penumpang kilometer mobil pasti sudah sangat tinggi, bisa di atas 200 ribu km, bahkan sampai 300 ribu km. Selain itu, dari segi interior bisa dapat ditemukan banyak lecet, bercak, noda bekas angkut penumpang. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut