Disuntik Rp6 Triliun, Startup Inggris Ini Dapat Pesanan 10.000 Unit Mobil Listrik

Dani M Dahwilani ยท Kamis, 30 Januari 2020 - 15:36 WIB
Disuntik Rp6 Triliun, Startup Inggris Ini Dapat Pesanan 10.000 Unit Mobil Listrik

Startup Inggris, Arrival mendapatkan pesanan kendaraan listrik dari perusahaan logistik, UPS, sebanyak 10.000 unit. (Foto: Carscoops)

LONDON, iNews.id - Startup Inggris, Arrival mendapatkan pesanan kendaraan listrik dari perusahaan logistik, UPS, sebanyak 10.000 unit. Pemesanan ini sebagai implementasi dari kerja sama kedua perusahaan sejak 2016.

Dilansir dari Carscoops, Kamis (30/1/2020), UPS telah menginvetasikan dana lebih dari 440 juta dolar AS atau sekitar Rp6 triliun untuk pemesanan armada ramah lingkungan.

Sedikit diketahui tentang van ini, tetapi Arrival mengatakan, produk tersebut adalah kendaraan generasi ke-2 dari platform skateboard. Model-model akan dibangun sesuai dengan spesifikasi UPS yang memungkinkan mereka membuat kendaraan dari segala jenis, ukuran atau bentuk sesuai kebutuhan. Angka 10.000 unit hanya pesanan awal karena UPS memiliki opsi membeli kendaraan tambahan di masa depan.

Kendaraan Arrival dapat dibangun di pabrik-pabrik kecil yang dapat dengan cepat memenuhi permintaan di seluruh dunia. Model kendaraannya akan diluncurkan di Eropa, Amerika Serikat dan Inggris pada akhir 2024.

Selain UPS, perusahaan lain yang menginvetasikan dananya di Arrival adalah Hyundai dan Kia. Di mana mereka menyuntikkan 110 juta dolar AS.

Pendiri dan CEO Arrival, Denis Sverdlov menyatakan, UPS telah menjadi mitra strategis yang kuat. Ini memberikan wawasan berharga bagaimana van logistik istrik digunakan.

"Bersama-sama tim kami telah menciptakan kendaraan listrik yang dipesan lebih dahulu, berdasarkan platform skateboard fleksibel kami yang memenuhi kebutuhan end-to-end UPS dari pengemudian, bongkar/muat, depo, dan operasi back office,” kata Sverdlov.

Sementara itu, Presiden UPS Carlton Rose menyatakan, investasi dan kemitraan dengan Arrival selaras dengan strategi transformasi perusahaan yang dipimpin penyebaran teknologi terkini.

"Kendaraan ini akan menjadi salah satu angkutan pengiriman paket paling canggih di dunia, mendefinisikan kembali standar industri melalui solusi kendaraan listrik, terhubung dan cerdas," katanya.


Editor : Dani Dahwilani