Ekspor Daihatsu Tembus 85.000 Unit hingga Agustus 2026, Naik 11 Persen
"Penjualan Daihatsu sampai dengan Agustus mencapai lebih 97.000 unit, naik 9 persen dibandingkan dengan tahun lalu dan kami bisa tetap berada di posisi nomor dua market share sales secara nasional," katanya.
Tiga kelompok model menjadi kontributor utama penjualan Daihatsu. Kontribusi terbesar berasal dari Grand Max Series, termasuk pikap dan minibus, kemudian LCGC seperti Sigra dan Ayla, serta Terios dan model lainnya.
Di sisi lain, pasar otomotif Indonesia masih didominasi kendaraan dengan harga di bawah Rp300 juta. Segmen tersebut mencakup sekitar 49 persen dari pasar nasional.
Daihatsu memiliki pangsa pasar sebesar 33 persen di segmen kendaraan dengan harga di bawah Rp300 juta.
Dari sisi geografis, sekitar 61 persen pasar otomotif nasional berada di Pulau Jawa, sedangkan sisanya berada di luar Jawa. Namun, komposisi penjualan Daihatsu menunjukkan distribusi yang berbeda, dengan 55 persen penjualan berada di luar Jawa dan 45 persen di Jawa.
"Memang kami tidak hanya melayani di Jawa, kami melayani seluruh Indonesia. Tidak hanya di urban saja, tapi juga termasuk di rural," katanya.
Rokky menambahkan, jangkauan tersebut didukung jaringan penjualan Daihatsu yang mampu mencakup berbagai kota dan kabupaten di Indonesia. Kondisi itu membuat Daihatsu dapat melayani kebutuhan konsumen, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan.
Editor: Dani M Dahwilani