Ekspor Mobil CBU Topang Industri Otomotif Nasional di Tengah Covid-19

Dani M Dahwilani ยท Jumat, 19 Juni 2020 - 17:40 WIB
Ekspor Mobil CBU Topang Industri Otomotif Nasional di Tengah Covid-19

Di tengah penurunan penjualan mobil nasional akibat wabah Covid-19, pasar ekspor menjadi penompang industri otomotif Indonesia. (Foto: Dok/PT SIM)

JAKARTA, iNews.id - Di tengah penurunan penjualan mobil nasional akibat wabah Covid-19, pasar ekspor menjadi penompang industri otomotif Indonesia. Ini ditandai dengan kenaikan ekspor.

International Monetary Fund (IMF) memperkirakan Indonesia menjadi salah satu negara yang mampu bertahan dengan pertumbuhan ekonomi tetap positif pada 2020 meski terpapar pandemi Covid-19. Ini didukung data Kementerian Perindustrian (Kemenperin) yang mencatat ekspor mobil Completely Built Up (CBU) atau utuh di Indonesia selama kuartal 1 2020 mencapai 87.879 unit.

“Peningkatan ekspor ini membangun optimisme kami untuk kembali beroperasi setelah menghentikan sementara kegiatan pabrik. Saat ini pasar internasional dalam masa pemulihan, dan untuk memenuhi permintaan ekspor, secara bertahap kami kembali berproduksi dengan menerapkan Hygiene Commitment dan protokol kesehatan dari pemerintah. Kami harap industri otomotif dan lainnya cepat pulih agar bisa memberikan kontribusi positif untuk Indonesia,” ujar Assistant Dept Head Production Planning Control PT SIM, Aris Yuliyantoro dalam keterangan persnya, Jumat (19/6/2020).

Selama Januari hingga Mei 2020, pertumbuhan ekspor mobil CBU SIM lebih tinggi 22 persen dibanding tahun sebelumnya. Ini membuat ekspor perusahan secara keseluruhan tumbuh di saat neraca ekspor industri otomotif turun.

“Sebetulnya kami optimistis pertumbuhan ekspor mobil CBU Januari-Mei bisa lebih tinggi dari 22 persen. Tapi mengingat saat ini kita dihadapkan pada pandemi Covid-19 dan penurunan produktivitas dari berbagai sektor, angka itu adalah sebuah pencapaian positif. Ertiga dan Carry masih menjadi lini produk yang memberikan kontribusi tertinggi, disusul XL7 yang mendorong ekspor Suzuki tumbuh positif,” ujar Aris.

Selama periode Januari sampai Mei 2020, primadona ekspor CBU masih didominasi Ertiga sebanyak 7.880 unit. Peningkatan ekspor juga didukung Carry 3.339 unit. Tak hanya itu, XL7 yang turut mendorong ekspor Suzuki berkontribusi sebanyak 2.169 unit. Tahun ini PT SIM akan mengekspor kendaraan ke lebih 50 negara di dunia.

Editor : Dani Dahwilani