TANGERANG, iNews.id- Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023, ICE BSD City, Tangerang, bakal ditutup Minggu (20/8/2023). Sebelum berakhir, GIIAS 2023 mencatatkan lebih dari 400 ribu pengunjung, sejak dibuka, pada 10-19 Agustus.
Ketua III Gaikindo sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran Gaikindo Rizwan Alamsjah yang mengatakan pencapaian ini merupakan tanda kebangkitan industri otomotif di Indonesia. Ia memyampaikan bahwa semua itu berkat dukungan pemerintah, peserta, dan para sponsor yang ingin membangkitkan pasar otomotif.
Bikin Ngiler PO Bus, Tentrem Rilis Bodi Bus Mewah Avante Grand Captain Bersasis Volvo B11R Euro 5
"Kita mengucapkan syukur bisa berkumpul kembali di sini. Tidak terasa sudah 10 hari pameran GIIAS 2023 ke-30 ini. Total ada 49 brand dan lebih dari 100 industri pendukung ikut serta dalam GIIAS ini," kata Rizwan di ICE BSD City, Tangerang, Sabtu (19/8/2023).
Sekadar informasi, GIIAS 2023 merupakan gelaran ke-30 yang diikuti oleh 49 merek kendaraan bermotor. Mulai dari 34 kendaraan penumpang dan komersial, 15 merek sepeda motor, serta lebih dari 100 industri pendukung.
Daftar PO Bus Jurusan Jakarta-Tegal, Intip Harga Tiketnya

Sejumlah produsen meluncurkan model terbaru yang akan di pasarkan di Indonesia, bahkan ada dua peluncuran berstatus World Premiere. Selain itu, gelaran GIIAS 2023 diramaikan dengan sejumlah model mobil listrik, sebagai jawaban atas program pemerintah.
Hengkang dari AKAS Green, Ini Kabar Terkini Aprilia Lestari di PO Bus Bagong
"Di GIIAS kali ini, total ada 44 model baru yang diluncurkan termasuk kendaraan listrik yang mempresentasikan GIIAS tahun ini Future Now. Tercatat ada lebih dari 400 ribu pengunjung sampai tadi sore, Sabtu (19/8/2023)," ujar Rizwan.
Tahun depan, Rizwan mengatakan pameran otomotif nasional GIIAS akan kembali digelar pada pertengahan 2024.
"GIIAS akan kembali di tahun depan pada 18-28 Juli 2023, di ICE BSD City. Sampai ketemu di waktu tersebut," ucap Rizwan.
Sementara nilai transaksi hingga hari ke-10 gelaran GIIAS 2023, belum diungkapkan. Namun, penyelenggara meyakini nilai transaksinya melebihi capain tahun lalu yang mendapatkan lebih dari Rp11 triliun.
Editor: Ismet Humaedi
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku