Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Kata Purbaya soal Nasib Insentif Mobil Listrik di 2026
Advertisement . Scroll to see content

Indonesia Ajak Vietnam Kolaborasi Bikin Mobil Listrik

Jumat, 12 Januari 2024 - 17:27:00 WIB
Indonesia Ajak Vietnam Kolaborasi Bikin Mobil Listrik
Kolaborasi, VinFast sebagai merek mobil listrik nasional Vietnam akan memulai bisnisnya di Indonesia. (Foto: VinFast)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Indonesia melakukan pertemuan bilateral dengan Vietnam. Pemerintah mengajak Vietnam kolaborasi di berbagai bidang, salah satunya mobil listrik.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengemukakan, Indonesia merupakan pasar yang sangat besar untuk sektor otomotif. Data menunjukkan kepemilikan mobil di Indonesia sebesar 19,1 juta unit sedangkan sepeda motor 128 juta unit.

Menperin menyampaikan sejumlah potensi kerja sama Indonesia-Vietnam, seperti pengembangan kendaraan listrik, industri hijau, food security maupun pendukung sektor industri penguatan litbang dan SDM.

“Kami mengundang pihak Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Vietnam untuk terus melakukan diskusi dengan kami dalam rangka memperkuat kerja sama dan kolaborasi ini,” ujar Menperin Agus dalam keterangan persnya, Jumat (12/1/2024).

Berdasarkan data Safeguard Global, Indonesia berada di peringkat ke-10 dengan nilai global manufacturing sebesar 1,4 persen. Kemudian melalui data World Population Review, menempati peringkat ke-12, dan Vietnam ke-23.

Menteri Perdagangan Vietnam Nguyen Hong Dien menyambut baik usulan kolaborasi tersebut. Dia mengatakan Vietnam perlu banyak belajar dari Indonesia, terutama dalam membangun ekosistem kendaraan listrik.

“Kami akan menjalin kerja sama industri yang dilakukan secara bilateral dan setelahnya dapat diperluas di tingkat ASEAN,” katanya.

Selain itu, Menperindag Vietnam juga mengusulkan kerja sama di bidang teknologi digital, semikonduktor, dan hilirisasi sumber daya alam (SDA). Mengingat kedua negara memiliki SDA melimpah seperti nikel dan tanah jarang di Vietnam yang dibutuhkan kendaraan listrik.

Indonesia masih menjadi negara tujuan investor Vietnam dalam menanamkan modalnya di sektor industri. Pada 2023, terjadi peningkatan 6,1 persen realisasi investasi Vietnam di Indonesia atau 1,5 juta dolar AS.

VinFast sebagai merek mobil listrik nasional Vietnam juga akan memulai bisnisnya di Indonesia. Nilai investasinya dikabarkan sebesar 1,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp18 triliun untuk mendirikan pabrik kendaraan listrik.

Bahkan, ada peluang untuk membuat mobil listrik nasional yang dilahirkan berkat kerja sama pemerintah Indonesia dengan VinFast. Mengingat pemerintah ingin melahirkan mobil listrik dengan harga yang terjangkau untuk mempercepat era elektrifikasi.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut