Intip Bodi Bus Hyperion HD dari Karoseri Cipta Karya Medan, Pesaing Bodi Legacy SR2 dari Laksana
JAKARTA, iNews.id– Karoseri atau perusahaan manufaktur pembuat bodi bus saat ini berlomba menghadirkan desain terbaik agar dilirik oleh PO bus. Selain desain, mereka juga harus memiliki rangka yang kokoh agar lolos standar uji keamanan.
Kehadiran karoseri memang sangat dibutuhkan oleh perusahaan otobus di Indonesia karena ini dapat memangkas biaya. Oleh sebab itu, PO bus hanya membeli sasis dan dibuatkan bodinya, ketimbang membelinya secara utuh.
Ini membuat setiap karoseri juga harus pandai dalam melihat apa yang sedang tren saat ini di seluruh dunia. Nantinya, mereka akan tiru dan terapkan pada rancangan bodi mereka yang disesuaikan dengan kontur serta medan yang ada di Indonesia.
Salah satu karoseri yang berinovasi adalah Cipta Karya Medan dengan meluncurkan desain bodi terbaru mereka, Hyperion HD. Ini dilakukan agar PO bus tertarik untuk menyerahkan armada barunya untuk dikerjakan oleh mereka.
Sekadar informasi, karoseri Cipta Karya Medan menjadi salah satu yang tertua di Indonesia karena sudah hadir sejak 1969. Mereka dikenal dengan kualitasnya kerangka bodinya yang kokoh dan memiliki atap yang kuat.

Hal ini bertujuan untuk menyesuaikan daerah asal mereka, Medan, Sumatera Barat, yang medannya cukup ekstrem. Keunggulan tersebut juga dipertahankan pada produk terbaru mereka, Hyperion HD.
Secara eksterior, Hyperion HD memiliki tampilan seperti perpaduan dari beberapa jenis bus di Eropa. Jika dilihat dari samping, ini seperti bus Setra yang sangat populer pada era 1990-an, hanya saja bentuk selendangnya terlihat lebih ramping.
Sedangkan tampak depannya, Hyperion HD menggunakan konsep double glass lengkap dengan sekat pemisah atau biasa disebut bando. Sementara lampu depannya mengadopsi desain yang dipopulerkan oleh bodi Evolander SHD generasi awal.

Untuk bodi belakang, menggunakan desain floating roof dengan pilar Z yang dicat hitam mengkilap sehingga menyerupai kaca jendela. Lalu untuk lampu belakang, sama seperti yang digunakan pada bodi Max HDD pada generasi pertama.
Apabila diperhatikan secara kesleuruhan, desain bodi bus terbaru milik karoseri Cipta Karya Medan mirip dengan Legacy SR2 hasil rancangan Laksana. Bahkan, generasi kedua Hyperion HD memiliki facia yang menyerupai bodi SR3 milik karoseri asal Ungaran, Semarang, Jawa Tengah.
Jelas, ini menjadi saingan berat bagi Laksana karena Cipta Karya Medan juga dikenal dengan bodinya yang kokoh. Sehingga tak sulit bagi PO bus yang ada di Indonesia untuk menyerahkan armada baru mereka kepada karoseri asal Medan tersebut.

Editor: Ismet Humaedi