16 Penumpang Tewas Terbakar, Begini Sejarah Lahirnya PO Bus ALS di Indonesia
JAKARTA, iNews.id - Kecelakaan maut yang melibatkan PO Bus ALS dan truk tangki minyak di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menjadi sorotan publik. Insiden tragis tersebut menewaskan 16 penumpang. Sejumah korban tewas terbakar di lokasi kejadian.
Sebelumnya, kecelakaan maut yang melibatkan bus PO ALS terjadi di Padang, Sumatera Barat, pada Selasa (6/5/2025) menewaskan 12 orang. Mirisnya, bus tersebut tidak memiliki izin trayek, meski uji berkala masih berlaku sampai 14 Mei 2025.
Deretan peristiwa itu menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan memicu perhatian terhadap aspek keselamatan transportasi darat, khususnya bus antarkota antarprovinsi (AKAP).
Diketahui, perusahaan otobus (PO) Antar Lintas Sumatera atau yang lebih dikenal ALS merupakan salah satu PO bus legendaris asal Sumatera Utara. Nama besar ALS tidak hanya menggema di kampung halamannya tapi juga seluruh Indonesia.
Dalam perjalanannya, ALS banyak menorehkan sejarah di dunia perbusan. Lantas seperti perjalanan PO ALS hingga sukses sampai sekarang? Dilansir dari berbagai sumber, PO ALS didirikan tujuh saudagar bersaudara yang diiniasi H Sati Lubis di Kotanopan, Mandailing Natal, Sumatera Utara.