Kesampingkan Merger, Renault dan Nissan Fokus Bertahan Hidup

Dani M Dahwilani ยท Kamis, 28 Mei 2020 - 08:59 WIB
Kesampingkan Merger, Renault dan Nissan Fokus Bertahan Hidup

Aliansi Renault dan Nissan mengesampingkan rencana merger di tengah upaya mereka bertahan hidup dari krisis virus corona. (Foto: Arab News)

PARIS, iNews.id - Renault, Nissan Motor, dan Mitsubishi Motors Corp memutuskan mengesampingkan merger. Mereka lebih fokus pada rencana kerja sama lebih erat dalam produksi mobil untuk menghemat biaya dan menyelamatkan perusahaan akibat virus corona (Covid-19).

Dilansir dari Reuters, Kamis (28/5/2020), perusahaan telah terpukul pandemi corona tepat ketika mereka mencoba memperbaiki kemitraan pasca-penangkapan sang mantan bos Carlos Ghosn. Ini telah mendorong merger meskipun ada perlawanan keras dari Nissan.

Sumber mengatakan rencana baru mensyaratkan pemotongan kendaraan aliansi sebesar seperlima, menggabungkan manufaktur berdasarkan wilayah dan memanfaatkan desain bersama, sebagai bagian perjanjian damai ketiga perusahaan.

"Kami tidak perlu merger agar efisien," kata Ketua Renault Jean-Dominique Senard pada konferensi pers bersama.

Renault dan Nissan adalah salah satu produsen mobil global terlemah yang masuk dalam krisis virus corona. Mereka tidak memiliki rencana jelas memanfaatkan aliansi untuk membantu dari keterpurukan dan berbagi beban investasi dalam pengembangan kendaraan listrik serta teknologi lainnya.

Di sisi lain, pesaing mereka seperti Peugeot dan Fiat Chrysler telah maju dengan rencana berbagi biaya dan desain. Sementara dua produsen mobil terbesar, Volkswagen dan Toyota sudah beroperasi sebagai unit tunggal.

Renault sendiri akan menerima bantuan dari Prancis sebesar 5 miliar euro (5,5 miliar dolar AS) dengan syarat mengembalikan produksi mobil di negara tersebut.

Editor : Dani Dahwilani