Leasing Naikkan DP, Penjualan Sepeda Motor lewat Kredit Turun

Dani M Dahwilani ยท Minggu, 14 Juni 2020 - 18:30:00 WIB
Leasing Naikkan DP, Penjualan Sepeda Motor lewat Kredit Turun
Akibat pandemi Covid-19 dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama dua bulan terakhir komposisi penjualan motor melalui kredit menurun. (Foto: Honda)

JAKARTA, iNews.id - Pembelian sepeda motor selama masa pandemi Covid-19 menurun. Salah satu faktornya adalah pengetatan pembiayaan kendaraan (kredit) terkait kondisi ekonomi masyarakat yang kurang baik.

PT Astra Honda Motor (AHM) mengungkapkan pangsa pasar sepeda motor 65-70 persen selama ini didukung lembaga pembiayaan (leasing). Kini, dengan adanya pandemi dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama dua bulan terakhir komposisi penjualan motor melalui kredit menurun.

"Pangsa konsumen selama ini 65-70 persen didukung pembiayaan. Kini, mereka memperketat aturan terkait kondisi ekonomi. Ini kita maklumi," ujar Marketing Director PT AHM Thomas Wijaya dalam video conference, belum lama ini.

Dia menuturkan pada saat normal down payment (DP) kredit sepeda motor 10-15 persen. Saat pandemi, DP naik minimal 15-20 persen, bahkan ada yang di atas 20 persen, sehingga konstribusi kredit terkoreksi menjadi 50:50 cash dan kredit.

"Komposisi cash dan kresit menjadi 50:50. Mengenai masa tenor kredit masih normal rata-rata 3 tahun tidak ada perubahan," kata Thomas.

Terkait kondisi pasar, AHM mengoreksi target penjualan tahun ini dari sekitar 4,8 juta unit menjadi 2,9 juta sampai 3 juta unit.

Sebelumnya, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) juga mengoreksi penjualan sepeda motor nasional pada 2020 menjadi 3,6 juta sampai 3,9 juta unit. Angka tersebut turun sekitar 40-45 persen dari raihan tahun sebelumnya 6,4 juta unit.

Editor : Dani M Dahwilani