Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : GIIAS 2026 Digelar di Semarang, Intip Deretan Mobil dan Motor yang Bakal Melantai
Advertisement . Scroll to see content

Pembiayaan Otomotif Naik 15,9 Persen, Astra Financial Bidik Transaksi Rp2 Triliun di GIIAS 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:09:00 WIB
Pembiayaan Otomotif Naik 15,9 Persen, Astra Financial Bidik Transaksi Rp2 Triliun di GIIAS 2026
Astra Financial menargetkan nilai transaksi sebesar Rp1,8 triliun hingga Rp2 trilin di GIIAS 2026. (Foto: Dani/iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

TANGERANG, iNews.id – Pertumbuhan pembiayaan otomotif yang terus meningkat pada semester pertama 2026 menjadi salah satu pendorong optimisme industri di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Melihat tren tersebut, Astra Financial optimistis menghadapi ajang ini.

Astra Financial yang kembali menjadi Platinum Financial Partner GIIAS untuk kedelapan kalinya menargetkan nilai transaksi sebesar Rp1,8 triliun hingga Rp2 triliun. Perusahaan juga membidik pencapaian sekitar 4.000 hingga 5.000 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sepanjang penyelenggaraan GIIAS 2026 di ICE BSD, Tangerang, pada 30 Juli-9 Agustus.

Optimisme tersebut didukung tren positif industri otomotif nasional. Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil secara wholesales pada Januari-Juni 2026 tumbuh 15,9 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi 436.564 unit. Sementara penjualan retail naik 10,5 persen menjadi 433.848 unit.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Agusman, mengatakan pertumbuhan penjualan kendaraan tersebut turut ditopang oleh industri pembiayaan.

"Kami dari OJK sangat mengapresiasi Astra Financial atas dukungan konsisten terhadap GIIAS sebagai Platinum Financial Partner yang kedelapan kalinya. Hadirnya GIIAS mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, membuka lapangan kerja, serta mendorong UMKM dan sektor riil. Sebagaimana tercatat sepanjang semester pertama 2026, angka penjualan kendaraan bermotor tumbuh 15,9 persen. Menggembirakannya, 64 persen dari pembiayaan berasal dari otomotif. Hal ini tentunya tidak lepas dari kerja keras Astra Financial," katanya.

Selain penjualan kendaraan, sektor multifinance juga mencatat pertumbuhan. Piutang pembiayaan pada Januari-Mei 2026 mencapai Rp513,2 triliun atau naik 1,7 persen secara tahunan, dengan rasio Non-Performing Financing (NPF) gross sebesar 3,06 persen.

Presiden Direktur Astra Rudy mengatakan industri otomotif masih menjadi salah satu motor penggerak ekonomi nasional karena mampu memberikan kontribusi terhadap sektor manufaktur, penyerapan tenaga kerja, hingga pemberdayaan UMKM.

"Kami berharap GIIAS 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat optimisme, mendorong inovasi, dan mengakselerasi pertumbuhan industri otomotif nasional yang pada akhirnya berdampak bagi perekonomian nasional," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Astra sekaligus Director In-Charge Astra Financial Siswadi mengatakan kehadiran Astra Financial di GIIAS 2026 tidak hanya menghadirkan layanan pembiayaan kendaraan, tetapi juga mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui sinergi ACC, TAF, FIFGROUP, Asuransi Astra, Astra Life, AstraPay, dan Bank Saqu.

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, ACC-TAF juga mencatat penyaluran pembiayaan otomotif sebesar Rp29 triliun dengan pangsa pasar mencapai 29,2 persen berdasarkan data Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI). Capaian tersebut menjadi salah satu modal bagi Astra Financial untuk mengejar target transaksi hingga Rp2 triliun dan 5.000 SPK selama penyelenggaraan GIIAS 2026.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut