Penjualan Mobil Ambruk akibat Covid-19, Pasar Indonesia Kembali Pulih Paling Cepat 2023

Dani M Dahwilani ยท Jumat, 16 Oktober 2020 - 11:53 WIB
Penjualan Mobil Ambruk akibat Covid-19, Pasar Indonesia Kembali Pulih Paling Cepat 2023

Penjualan mobil nasional ambruk, untuk kembali pulih pasar Indonesia membutuhkan waktu lama paling cepat 2023. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Penjualan mobil di Indonesia ambruk akibat pandemi Covid-19 yang melumpuhkan sendi-sendi ekonomi. Untuk bisa kembali pulih, pasar otomotif Indonesia membutuhkan waktu lama.

Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Chandra menyebutkan butuh waktu tidak sedikit pasar kendaraan kembali pulih seperti 2019. Ini karena sektor ekonomi belum bisa berputar selama pandemi belum mereda.

Apalagi belum ada vaksin yang disebar ke masyarakat. Jika pun sudah disuntikkan butuh waktu lama penyebarannya.

"Mungkin untuk kembali ke penjualan seperti 2019 tidak bisa berlansung cepat. Butuh waktu hingga makro ekonomi pulih . Saya kira baru pada 2023 penjualan mobil di Indonesia kembali ke 2019," ujar Amelia dalam video conference, baru-baru ini.

Sebelumnya, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memproyeksikan penjualan mobil nasional pada 2020 di kisaran 600.000 unit akibat pandemi Covid-19. Sementara penjualan mobil pada 2019 mencapai 1.026.921 unit. Angka ini menurun 10,81 persen dari penjualan 2018 yang mencapai 1.151.413 unit

Melihat kondisi ekonomi dan penjualan yang belum menunjukkan kenaikan signifikan pada 2020, angka 600.000 diprediksi tidak akan tercapai. "Bila melihat pencapaian penjualan hingga sekarang, pandemi yang belum diketahui kapan berakhirnya, dan situasi makro ekonomi target 600.000 unit saya kira sulit dicapai. Mungkin akan di bawah itu," ujar Direktur Marketing PT Toyota-Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy.

Ini terlihat penjualan mobil nasional whole sales (pabrik ke dealer) hingga September 2020 mencapai 372.100 unit, turun 50,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 755.100 unit.

Sementara penjualan retail sales (dealer ke konsumen) pada Januari-September 2020 di angka 407.400 unit, turun 46,4 persen dibanding periode yang sama 2019 sebanyak 760.000 unit.

Editor : Dani Dahwilani