Pertalite Laris Manis usai Harga Pertamax Jadi Rp16.250 per Liter
Meski demikian, tidak semua pengendara memilih berpindah ke Pertalite. Beberapa pengguna kendaraan tetap mengisi Pertamax karena enggan menunggu antrean panjang yang terjadi di jalur Pertalite.
Fenomena serupa juga terlihat di SPBU Otista, Jalan Otto Iskandardinata, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur. Berdasarkan pantauan pada pukul 09.00 hingga 09.40 WIB, antrean pelanggan di jalur pengisian Pertalite lebih ramai dibandingkan Pertamax, terutama untuk kendaraan roda dua.
Bahkan antrean Pertalite sempat mendekati akses jalan kecil di samping SPBU. Sementara itu, jalur pengisian Pertamax hanya diisi beberapa sepeda motor tanpa antrean berarti. Kondisi yang sama juga terlihat di dispenser Pertamax untuk mobil, yang hanya dipadati beberapa kendaraan.
Meski antrean Pertalite meningkat, aktivitas pengisian BBM di kedua SPBU tersebut masih terpantau terkendali dan tidak sampai menyebabkan kemacetan di jalan raya sekitar.
Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga sejumlah BBM non subsidi mulai 10 Juni 2026. Harga Pertamax naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, sementara Pertamax Green 95 meningkat dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.