Renault Indonesia Optimistis Masyarakat Masih Berminat dengan Mobil 1.000 Cc

Riyandy Aristyo ยท Kamis, 21 Mei 2020 - 20:53 WIB
Renault Indonesia Optimistis Masyarakat Masih Berminat dengan Mobil 1.000 Cc

Renault Indonesia optimistis masyarakat masih berminat dengan mobil 1.000 Cc. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Renault masih mempertahankan SUV maupun MPV dengan kapasitas mesin 1.000 cc. Padahal, pabrikan lain sudah mengusung mesin berkubikasi 1.200 cc yang ada pada mobil Low Cost Green Car (LCGC).

COO Maxindo Renault Indonesia, Davy J Tuilan mengatakan, pihaknya cukup optimistis menggunakan mesin berkapasitas di bawah kompetitor, seperti pada Renault Triber dan Renault Kwid Climber terbaru.

"Menurut kami, mesin 1.000 cc itu sudah sangat mencukupi kebutuhan kendaraan di Indonesia secara normal. Jadi, saya cukup yakin masih bisa bersaing dengan kompetitor meski mesin mereka ada di atas 1.000 cc," katanya dalam konferensi video, baru-baru ini.

Davy menambahkan, salah satu strategi yang diterapkan Renault Indonesia adalah mengubah mindset positioning brand Eropa di pasar otomotif Indonesia.

"Kami sudah sampaikan sebelumnya, salah satu visi Maxindo Renault Indonesia adalah mendemokratisasi brand Eropa di Indonesia karena mindset brand Eropa di Indonesia itu mahal dari harga jual maupun perawatannya," ujar Davy.

Mesin Renault Triber diklaim Davy sudah teruji dan cocok untuk jalanan Indonesia. Di atas kertas, mesin 1.000 cc berteknologi DOHC dual VVTi, sanggup menghasilkan tenaga hingga 72 hp dan torsi 96 Nm.

"Mesin 1000 cc tidak ada masalah sekali, waktu test drive kita bawa kompetitor yang 1.200 cc kita cobain semua. Dan ternyata daya tahan dan daya tanjaknya tidak berbeda jauh, 11-12 lah," kata Davy.

"Saya rasa, pengembangan Renault ke arah 1.000 cc, lebih dinamis. Untuk orang yang suka tenaga berlebihan, biasanya akan ditambahkan turbo, tapi 1.000 cc-nya tetap," katanya.

Editor : Tuty Ocktaviany