Rian Mahendra Gabung PO Kencana, Singgung PO Haryanto: Terminal Mempertemukan Kita
JAKARTA, iNews.id - Gonjang ganjing Rian Mahendra bergabung dengan PO Kencana hangat dibicarakan di jagat maya. Ini setelah mantan direktur operasional PO Haryanto tersebut mengungkapkan hari pertamanya bekerja di IG Live yang disiarkan sejumlah kanal YouTube dan TikTok
"Ini hari pertama ngantor gua tuh," kata Rian, sambil menunjukkan celana jean yang robek di bagian lutut.
Dia mengungkapkan cara kerjanya yang berbeda dan PO Kencana tidak mempermasalahkan yang penting pekerjaan yang ditugaskan beres.
"Gua bilang sama Mas Toni (bos PO Kencana), Mas cara kerja saya agak aneh. Saya orangnya seenak sendiri, cara berpakaian juga. Dia bilang enggak mas saya enggak peduli yang penting kerjaan beres," kata Rian.
Meski sebelumnya sempat menutupi bergabung dengan PO Kencana saat diberikan mobil, beberapa hari berikutnya Rian memberi klu di Instagram. "Jadi nyaman di tempat kerja baru, bisa kumpul lagi sama temen2 lama," tulisnya.
Bagaimana dengan PO Haryanto, Rian Mahendra di kanal YouTubenya mengungkapkan, akan tetap menjaga hubungan baik.
"Gue memang tidak bekerja lagi di PO Haryanto. Tapi gue kan masih peduli dengan rekan-rekan gua, masih pingin tegur sapa. Ibaratnya kalau seragam tidak menyatukan kita, tapi terminal mempertemukan kita," kata Rian.
Seperti diketahui, Rian Mahendra mengungkapkan bukan lagi menjadi bagian PO Haryanto sejak 22 Juli 2022. Tugasnya di perusahaan sang ayah, H Haryanto sudah selesai setelah 19 tahun mengabdi.
Adapun PO Kencana merupakan perusahaan otobus milik PT Kencana Jaya Transindo yang sudah ada sejak 1975. Nama Kencana merujuk pada sebuah hotel di Kota Jepara dan akhirnya mengembangkan usahanya membuka bisnis travel dan barulah di tahun 2013 berdiri sebuah PO yang diberi nama PO Kencana.
Namun, meski terbilang baru di dunia otobus PO Kencana telah memiliki 53 unit armada yang terdiri dari Toyota Hiace Premio, Toyota Commuter, dan Mercedes Benz Sprinter.
Selain memiliki tambahan armada, PO Kencana yang berkantor pusat di Semarang ini juga memiliki sembilan kantor cabang lain yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.
Editor: Dani M Dahwilani