Turun 90 Persen, Penjualan Mobil Bekas Didominasi Merek Jepang

Riyandy Aristyo ยท Kamis, 02 Juli 2020 - 16:39 WIB
Turun 90 Persen, Penjualan Mobil Bekas Didominasi Merek Jepang

Volume penjualan mobil bekas di tengah pandemi Covod-19 turun 90 persen dan didominasi merek Jepang. (Foto: Carro)

JAKARTA, iNews.id - Platform jual beli mobil bekas, Carro Indonesia, mengklaim penjualan mobil bekas di Indonesia masih didominasi pabrikan Jepang. Sementara mobil-mobil premium keluaran Eropa belum dapat menunjukkan tajinya.

"Secara umum volume penjualan mobil bekas di tengah pandemi Covid-19 turun hingga 90 persen. Tapi, mobil-mobil buatan Jepang, seperti Avanza, Xenia, Terios, Mobilio dan LCGC masih laris," ujar Co-Founder Carro Indonesia, Aditya Lesmana dalam konferensi video, baru-baru ini.

Aditya menambahkan, untuk mobil premium Eropa, seperti Mercedes-Benz dan BMW masih banyak yang mencari. Namun, jumlah transaksinya tak sebanyak mobil keluaran Jepang. "Kalau yang cari (mobil Eropa) banyak. Tapi, yang deal transaksi sedikit. Jadi, ada pandemi atau tidak, jumlahnya tak pengaruh," katanya.

Sebagai informasi, Carro merupakan salah satu dealer mobil bekas di Indonesia yang fokus di penjualan online. Kendati demikian, Carro Indonesia juga memiliki satu showroom offline yang mampu menampung 200 unit mobil yang bisa dikunjungi konsumen.

Rencananya, Carro juga akan membangun 10 showroom untuk memperluas jangkauan pasar. "Sekarang kita punya satu showroom, tapi ke depan sampai akhir 2022 kami akan membangun sekitar 10 showroom di berbagai wilayah Indonesia," ujar Aditya.

Adapun mobil bekas yang dijual di Carro umumnya berumur di bawah 7 tahun. Selain itu, mobil yang ditawarkan dipastikan bebas kecelakaan, bebas banjir, dan pastinya harus punya dokumen lengkap.

Editor : Dani Dahwilani