Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 86 Siswa MTsN 1 Kota Pariaman Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan MBG
Advertisement . Scroll to see content

17 Siswa SMAN 1 Kuala Bireuen Dilarikan ke RS Usai Santap MBG, Mual dan Pusing

Jumat, 18 September 2026 - 06:37:00 WIB
17 Siswa SMAN 1 Kuala Bireuen Dilarikan ke RS Usai Santap MBG, Mual dan Pusing
Sebanyak 17 siswa SMAN 1 Kuala Bireuen, Desa Lhok Awe-Awe, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen, Aceh, diduga keracunan usai menyantap menu MBG, Kamis (17/9/2026). (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

BIREUEN, iNews.id - Sebanyak 17 siswa Sekolah Menengah Atas (SMAN) 1 Kuala Bireuen, Desa Lhok Awe-Awe, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen, Aceh, diduga keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (17/9/2026). Mereka mengalami keluhan mual dan pusing. 

Para siswa kemudian mendapat penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Fauziah Bireuen. Penyebab keluhan tersebut masih dalam pemeriksaan dan belum dapat dipastikan berkaitan dengan makanan MBG.

Dugaan keracunan mencuat setelah seorang siswa menemukan belatung pada olahan daging ayam dalam makanan MBG yang dibagikan di sekolah. Selain itu, makanan tersebut disebut mengeluarkan aroma tidak sedap.

Kepala SMAN 1 Kuala Bireuen, Nurul Aini, mengatakan kejadian diketahui sekitar pukul 10.10 WIB saat jam istirahat sekolah. Saat itu, ditemukan belatung pada daging ayam dan tercium aroma tidak sedap dari makanan yang disajikan.

Tak lama kemudian, sejumlah siswa mulai mengeluhkan mual dan melapor kepada guru yang bertugas di Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

"Jam istirahat langsung diambil sama anak-anak, setelah dia mengumpulkan ompreng mulai terasa lain dan lapor ke guru UKS," ujar Nurul.

Pihak sekolah sempat memberikan pertolongan pertama. Namun, jumlah siswa yang mengalami keluhan serupa terus bertambah sehingga penanganan di lingkungan sekolah tidak lagi mencukupi.

Para guru kemudian mengevakuasi siswa menggunakan kendaraan sekolah dan kendaraan pribadi menuju fasilitas kesehatan terdekat untuk menjalani pemeriksaan serta mendapat penanganan medis.

Menu MBG yang dibagikan kepada para siswa saat itu terdiri atas nasi, tahu goreng, ayam kecap dan buah semangka.

Dia menyampaikan, seluruh siswa yang mengalami gejala telah mendapat penanganan medis di RSUD dr Fauziah Bireuen. Pihak sekolah juga memprioritaskan keselamatan dan pemulihan kondisi para siswa.

Sekolah selanjutnya akan mengevaluasi makanan yang diterima dari penyedia MBG. Pemeriksaan dan pengecekan ulang terhadap makanan juga akan diperketat sebelum makanan dibagikan kepada siswa.

Sementara itu, salah seorang siswi, Siti Aisyah mengungkapkan, penemuan belatung tersebut terjadi saat makanan MBG dikonsumsi para siswa.

"Tadi kaya bau busuk tapi sebelum itu ada ulat-ulat juga ditemukan, ayamnya," kata Siti.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti keluhan yang dialami 17 siswa masih menunggu hasil pemeriksaan medis serta penelusuran lebih lanjut terhadap makanan MBG yang dikonsumsi.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut