SPPG di Bener Meriah Diperiksa Imbas Belasan Siswa SD Keracunan MBG
BENER MERIAH, iNews.id – Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menginstruksikan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh fasilitas dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG penyedia makan bergizi gratis (MBG).
Hal itu dilakukan menyusul kasus dugaan keracunan massa yang dialami belasan siswa sekolah dasar (SD) Negeri Bukit Mulie, Kecamatan Timang Gajah.
"Kondisi anak-anak yang sempat mendapat perawatan medis saat ini sudah membaik. Sebagai langkah penanganan dan pencegahan, kami akan melakukan pemeriksaan ketat terhadap seluruh dapur MBG yang beroperasi di Bener Meriah, mulai dari proses pengolahan, penyimpanan, hingga jalur distribusi agar sesuai standar kelayakan," kata Sekda Bener Meriah, Riswandika Putra, Kamis (3/9/2026).
Pemkab Bener Meriah berjanji akan memberikan sanksi dan evaluasi penuh kepada vendor pengelola jika ditemukan adanya kelalaian dalam penerapan standar keselamatan pangan.
Para orang tua siswa yang menjadi korban keracunan mendesak pihak pengelola program dan dinas terkait untuk memperbaiki sistem pelayanan MBG agar kasus serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.
"Kami sangat khawatir dengan kejadian ini. Kami meminta pengelola program MBG lebih memperhatikan kualitas, higiene, dan keamanan makanan sebelum dibagikan kepada anak-anak. Makanan yang diberikan harus benar-benar terjamin kelayakannya," ujar salah seorang orang tua siswa, Suhar.
Meskipun gejala medis mengarah pada dugaan keracunan atau alergi makanan, kepastian penyebab utama masih menunggu hasil laboratorium dari sampel makanan yang diuji oleh tim kesehatan.
Editor: Kastolani Marzuki