TKN: Hoaks Hapus Pelajaran Agama Cara Lawan Menutupi Kelemahan Mereka
Dalam video tersebut berdurasi 44 detik itu, seorang ibu yang bertamu mengajak pemilik rumah untuk mendukung pasangan calon nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
"Kalau kita memilih Prabowo itu kan, kita pikirkan nasib agama kita. Anak-anak kita walaupun kita yang tidak menikmati. Tapi besok lima tahun, 10 tahun yang akan datang ini, apakah kita mau kalau pelajaran agama di sekolah dihapuskan oleh Jokowi bersama menteri-menterinya?" tuturnya.
Di negara sekuler seperti Inggris dan sejumlah negara Eropa Barat pun, pelajaran agama juga wajib di sekolah.
"Baik di sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah (public schools) apalagi di sekolah yang diselenggarakan oleh gereja (faith based schools). Apalagi di Indonesia, negara bangsa yang dikenal sangat religius, mustahil pelajaran agama dianggap tidak penting, dan akan dihilangkan," kata dia.
Editor: Zen Teguh