Akses Sulit, Petugas Padamkan Karhutla 20 Hektare di Pangkalpinang Pakai Ranting
PANGKALPINANG, iNews.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda lahan seluas sekitar 20 hektare di Kelurahan Tamberan, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (16/9/2026) sore. Sulitnya akses menuju titik api membuat petugas pemadam kebakaran kesulitan melakukan pemadaman menggunakan armada.
Petugas dari BPBD Bangka Belitung bersama Damkar Pangkalpinang langsung berjibaku memadamkan api yang membakar lahan tersebut. Sebanyak empat armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.
Namun, kendaraan pemadam tidak dapat menjangkau titik api karena kondisi medan yang sulit. Petugas akhirnya menggunakan ranting kayu berdaun untuk membantu memadamkan kobaran api.
"Untuk memadamkan menggunakan mobil itu tidak bisa, jadi kita memadamkan secara manual. Titik apinya berada di pedalaman hutan," ujar Komandan Tim Regu 2 Pemadam Kebakaran, Iwan.
Setelah hampir enam jam berjibaku dengan peralatan seadanya, api akhirnya berhasil dipadamkan. Meski demikian, petugas masih disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api akibat hembusan angin yang cukup kencang.
Dalam sehari, sedikitnya lima titik kebakaran dilaporkan terjadi di Kota Pangkalpinang. Puluhan hektare lahan dan hutan dilaporkan hangus terbakar akibat kebakaran tersebut.
Kondisi kemarau panjang membuat dedaunan mengering sehingga lahan lebih mudah terbakar. Warga pun diimbau meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran.
Iwan mengatakan, kondisi kemarau panjang masih melanda wilayah Bangka Belitung sehingga masyarakat diminta waspada terhadap potensi karhutla.
Wilayah Bangka Belitung masih dilanda kemarau panjang. Untuk itu, warga diimbau untuk selalu waspada terhadap karhutla di lingkungan masing-masing.
Editor: Kurnia Illahi