Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cabai Rawit Merah Tembus Rp132.850 per Kg di Awal Pekan, Harga Bawang dan Beras Ikut Naik!
Advertisement . Scroll to see content

Alasan Cabai Rawit di Bangka Barat Tetap Dibeli meski Tembus Rp130.000 per Kg

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:08:00 WIB
Alasan Cabai Rawit di Bangka Barat Tetap Dibeli meski Tembus Rp130.000 per Kg
Harga cabai rawit di Bangka Barat menembus Rp130.000 per kg. Meski demikian, tetap diburu warga. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

BANGKA BARAT, iNews.id – Harga komoditas bumbu dapur di Pasar Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, terus merangkak naik secara signifikan. Kenaikan tertinggi terjadi pada cabai rawit yang kini harganya menembus Rp130.000 per kilogram.

Meskipun lonjakan harga bumbu dapur terbilang melambung tinggi, daya beli masyarakat di kawasan tersebut justru menunjukkan tren peningkatan yang dipicu oleh membaiknya harga komoditas timah di tingkat lokal. 

Menurut pengakuan para pedagang setempat, lonjakan harga cabai dan bumbu dapur di Pasar Parittiga sudah berlangsung dalam beberapa hari terakhir. Musim kemarau berkepanjangan yang melanda sejumlah daerah penghasil disinyalir menjadi faktor utama terganggunya hasil panen hingga memicu minimnya pasokan ke pedagang. 

Uniknya, tingginya lonjakan harga bahan pokok tidak menyurutkan aktivitas transaksi jual beli di pasar. Berdasarkan keterangan pedagang, omzet penjualan justru cenderung stabil bahkan meningkat seiring pulihnya perekonomian warga yang bergantung pada sektor pertambangan timah. 

"Musim kemarau panjang membuat pasokan cabai dan bumbu dapur dari daerah asal berkurang. Tapi alhamdulillah pembeli tetap ramai, daya beli warga terangkat karena harga timah sedang bagus," ujar pedagang bumbu dapur Pasar Parittiga, Tri Wahyuni, Senin (12/10/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut