Gas Elpiji 3 Kilogram Langka di Bangka Barat, Ini Pemicunya
Aidi menyatakan pihaknya selalu melakukan pengawasan, sehingga pendistribusian gas bersubsidi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tak bertanggung jawab.
"Upaya kami tentu memantau dan membina setiap pangkalan untuk betul-betul menyalurkan gas tersebut kepada yang membutuhkan," ujarnya.
Menurut dia hal tersebut sesuai dengan edaran yang dikeluarkan kementerian perdagangan dan harganya sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan.
"Untuk Bangka Barat yang di atas 60 kilometer dari pangkalan, seperti di Kecamatan Mentok Rp18.200 per tabung gas 3 kg. Di kecamatan Parittiga Rp18.100 per tabung," ucapnya.
Pihaknya, kata dia, bakal mengambil tindakan jika ada pangkalan yang tidak mengindahkan peraturan pendistribusian gas elpiji subsidi ke masyarakat.
"Bila ada yang menjual tidak sesuai dengan peruntukannya, pangkalan bakal di data. Untuk agennya kami imbau dapat memberikan sanksi apabila pangkalan tidak mengindahkan aturany ang ada," ucapnya.
Editor: Ikhsan Firmansyah