Kemenparekraf Siapkan Program Pariwisata Revitalisasi Bumi di Pulau Dewata
BULELENG, iNews.id - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mempersiapkan program-program di sejumlah objek wisata di Tanah Air untuk menyambut tatanan kehidupan era baru. Salah satunya program "Revitalisasi Bumi" yang akan dimulai di Pulau Dewata.
Koordinator Promosi Wisata Minat Khusus Budaya, Kemenparekraf Santy Lusiani mengatakan, dalam program ini, pihaknya mempersiapkan objek-objek wisata dan fasilitas pendukung agar sehat dan bersih di tengah pandemi Covid-19. Hal ini penting sehingga sektor pariwisata bisa berjalan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.
"Melalui program 'Revitalisasi Bumi' kami mengajak masyarakat mempersiapkan lebih awal dalam menyambut kunjungan wisatawan dengan kehidupan sehat dan bersih. Bali sebagai daerah tujuan wisata utama, maka program ini di mulai dari Pulau Dewata," kata Santy Lusiani di Desa Pemuteran, Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat (21/8/2020).
Dia mengatakan, dalam program "Revitalisasi Bumi" di Bali, ada sejumlah kawasan objek wisata menjadi sasaran, yakni kawasan Tanjung Benoa, Kabupaten Badung, Desa Pemuteran dan Menjangan (Buleleng), Amed dan Tulamben di Karangasem.
Santy Lusiani mengatakan, pandemi Covid-19 membuat para wisatawan sekarang punya pola pikir yang berbeda dengan sebelum terjadi pandemi. Saat ini para wisatawan akan memperhitungkan soal kesehatan yang menjadi prioritas utama, setelah itu baru memikirkan objek wisata yang akan dikunjungi.