Krisis BBM di Jembrana, Pelajar SMA Terjebak Antrean di SPBU hingga Malam Hari
JEMBRANA, iNews.id – Krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kabupaten Jembrana, Bali, kian meluas dan mulai melumpuhkan aktivitas warga, termasuk para pelajar sekolah. Sejumlah siswa SMA terpaksa meluangkan waktu hingga berjam-jam demi mendapatkan BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Pemandangan antrean mengular tersebut salah satunya terlihat di SPBU 54.822.16, Jalan A Yani, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, Rabu (14/0/2026).
Kendaraan meluber dan memadati dua jalur utama, baik dari arah Denpasar maupun Gilimanuk, yang menyebabkan arus lalu lintas di jalan nasional tersebut mengalami kemacetan parah.
Di antara antrean kendaraan tersebut, tampak sejumlah siswa dari salah satu SMA negeri di Jembrana ikut terjebak. Mengenakan seragam sekolah, para pelajar ini mengaku telah mengantre hampir empat jam sejak pulang sekolah sekitar pukul 16.00 WITA hingga pukul 19.30 WITA, namun belum juga mendapatkan giliran pengisian BBM.
Seorang siswa SMA, Dayu, mengungkapkan kekecewaannya lantaran waktunya untuk belajar dan beristirahat di rumah terbuang habis hanya untuk berburu BBM.
"Sudah antre dari pulang sekolah jam empat sore sampai malam begini belum dapat BBM," ujar Dayu di lokasi antrean SPBU, Rabu (14/10/2026).