Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Klub Lari di Bali Diduga Diskriminatif, Tolak WNI dan Hanya Terima Warga Asing
Advertisement . Scroll to see content

Respons Ni Luh Djelantik soal Viral Klub Lari di Bali Diduga Tolak WNI: Ini Tanah Kami!

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:13:00 WIB
Respons Ni Luh Djelantik soal Viral Klub Lari di Bali Diduga Tolak WNI: Ini Tanah Kami!
Komunitas klub lari di Bali viral setelah muncul dugaan hanya menerima WNA dan menolak WNI sebagai anggota. (Foto: IG)
Advertisement . Scroll to see content

DENPASAR, iNews.id - Anggota DPD RI asal BaliNi Luh Djelantik, merespons viralnya dugaan sebuah klub lari atau running club yang diduga hanya menerima warga negara asing (WNA) sebagai anggota dan menolak warga negara Indonesia (WNI). Dia meminta imigrasi dan aparat penegak hukum menindaklanjuti dugaan tersebut.

Ni luh Djelantik mengingatkan bahwa Bali merupakan tanah Indonesia dan WNA harus menghormati masyarakat lokal. Pernyataan ini setelah muncul isu mengenai dugaan diskriminasi yang menuai kecaman luas dari warganet hingga komunitas pelari.

Dia meminta Kantor Imigrasi Bali dan Polda Bali menelusuri dugaan pelanggaran yang dilakukan komunitas lari tersebut, termasuk apabila terdapat aktivitas yang tidak sesuai ketentuan.

"Dengan ini kami meminta kepada pihak Imigrasi Bali dan juga kepolisian Polda Bali agar dapat menindaklanjuti laporan kami terkait dugaan kriminalisasi oleh WNA dan kegiatan yang diduga tidak berizin. Video terlampir," ujarnya dalam video dikutip Sabtu (25/7/2026).

Dia juga menyampaikan pesan tegas kepada warga negara asing yang diduga tidak memberikan kesempatan kepada WNI untuk bergabung dalam komunitas tersebut.

"Kepada para WNA, foreigners yang tidak menerima keanggotaan warga negara Indonesia, kalian melakukannya di Bali, ini adalah tanah kami. Ditunggu ya update selanjutnya," ucapnya.

Isu ini juga mendapat perhatian kreator konten lari asal Inggris, Josh Berlari, bersama running coach Jack Ahearn. Keduanya mengingatkan pentingnya menghormati masyarakat dan budaya lokal bagi warga asing yang tinggal di Indonesia.

"Udah saatnya kita speak up untuk sesuatu yang sudah telalu lama, sebagian orang asing datang ke Indonesia bikin klub berlari yang melarang orang Indonesia bergabung," ujarnya.

Mereka juga meminta komunitas yang menjadi sorotan segera melakukan pembenahan.

"Entourage Bali perbaiki diri kalian atau pergi," katanya,

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut