Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Epilepsi Kambuh saat Naik Motor, Pria di Gianyar Tewas Kecelakaan Jatuh ke Sungai
Advertisement . Scroll to see content

Terungkap! Perempuan Muda di Bali Ngaku Diculik Hanya Rekayasa, Mertua Terlibat

Kamis, 05 Mei 2022 - 06:01:00 WIB
Terungkap! Perempuan Muda di Bali Ngaku Diculik Hanya Rekayasa, Mertua Terlibat
DAT menjalani pemeriksaan didampingi psikolog di Polres Tabanan. (Foto: iNews/Made Argawa)
Advertisement . Scroll to see content

TABANAN, iNews.id - Kasus penculikan dan percobaan pemerkosaanperempuan muda berinisial DAT di Tabanan, Bali ternyata hanya rekayasa. Mertua korban ikut terlibat.

Kasus ini sempat viral di media sosial. Namun polisi menemukan kejanggalan dalam keterangan yang diberikan DAT.

DAT yang sudah bersuami sebenarnya bukan diculik. Dia keluar bersama teman laki-laki yang baru dikenal di Facebook hingga larut malam. 

"Korban ini sebenarnya jalan sama rekan pria lain yang baru dikenal di media sosial, tapi pulang pukul tiga pagi," kata Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra, Rabu (4/5/2022).

DAT saat ditemukan terikat tali dan mulut disumpal kain. (Foto: iNews/Made Argawa)
DAT saat ditemukan terikat tali dan mulut disumpal kain. (Foto: iNews/Made Argawa)

Ranefli mengatakan, DAT takut dimarahi suami karena pulang hingga larut malam usai pergi dengan laki-laki lain. Dia lalu menghubungi ayah mertuanya untuk membantunya mencari alasan.

"Dia mengadu ke bapak mertuanya agar tidak dimarahi suaminya," katanya.

Alih-alih memberi solusi yang benar, mertua DAT malah menyarankan menantunya itu untuk berpura-pura diculik.

DAT diberikan tali dan disuruh mengikat tubuhnya seolah-olah menjadi korban penculikan dan hendak diperkosa oleh tiga laki-laki.

Terkait kasus ini, Polres Tabanan telah memeriksa sejumlah saksi seperti suami, mertua, hingga laki-laki yang jalan bersama DAT.

DAT saat ini masih berstatus sebagai saksi dan tidak ditahan karena masih di bawah umur. Polisi memeriksa DAT didampingi psikolog.

"Tidak kami tahan karena masih di bawah umur," ujar Ranefli.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut