Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara
Advertisement . Scroll to see content

Upacara Ngerupuk di Bali, Ritual Usir Buta Kala Sebelum Nyepi

Jumat, 08 September 2023 - 14:02:00 WIB
Upacara Ngerupuk di Bali, Ritual Usir Buta Kala Sebelum Nyepi
Upacara Ngerupuk atau Pengerupukan digelar sehari menjelang Hari Raya Nyepi. (Foto : ANTARA)
Advertisement . Scroll to see content

Tahapan tersebut bermakna mengusir Buta Kala yang berada di rumah, pekarangan dan lingkungan sekitar.

Pengerupukan di Bali diramaikan dengan pawai ogoh-ogoh, sebuah patung berukuran besar yang merupakan simbol perwujudan Buta Kala.

Pada akhir Pengerupukan, ogoh-ogoh itu setelah diarak keliling desa akan dibakar. Ogoh-Ogoh yang dibakar itu sebagai simbol mengusir Buta Kala dan unsur-unsur jahat.

Pawai ogoh-ogoh di Bali. (Foto: ANTARA)
Pawai ogoh-ogoh di Bali. (Foto: ANTARA)

Saat Pengerupukan, masyarakat akan  berkeliling membawa obor dan mengobori rumah, pekarangan dan lingkungan sekitar. Pengerupukan dilakukan di tingkat banjar atau desa. Biasanya  mengelilingi wilayah banjar atau desa sebanyak tiga kali. 

Sebelum menggelar Pengerupukan, lebih dulu dilakukan Mecaru di tingkat rumah. 

Itu dia penjelasan Upacara Pengerupukan di Bali.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut