Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Update Gempa M7,7 NTT, Korban Tewas Tembus 72 Orang
Advertisement . Scroll to see content

Update Gempa M 5,2 Guncang Ruteng NTT, Getaran Dirasakan di Manggarai

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:00:00 WIB
Update Gempa M 5,2 Guncang Ruteng NTT, Getaran Dirasakan di Manggarai
Gempa dengan magnitudo 5,2 mengguncang Ruteng, Manggarai, NTT, Kamis (20/8/2026). (Foto:BMKG)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gempa dengan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/8/2026) pukul 15.01 WIB. Gempa tersebut merupakan rangkaian gempa susulan dari gempa utama Magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer. Episenter gempa berada di darat pada koordinat 8,24° LS dan 120,62° BT atau sekitar 44 kilometer arah timur laut Ruteng, Manggarai, NTT.

“Update Gempa Mag:5.2, 20-Agu-26 15:01:32 WIB, Lok:8.24 LS, 120.62 BT (Pusat gempa berada di laut 44 km TimurLaut Ruteng Manggarai), Kedlmn:10 Km,” tulis BMKG. 

BMKG menyatakan, gempa dirasakan dengan skala (MMI) III-IV Manggarai. Sebelumnya, gempa dengan magnitude 5,8 mengguncang Flores, NTT. 

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, mengatakan hasil pemodelan menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

“Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” kata Wijayanto dalam keterangan tertulisnya.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut merupakan gempa dangkal akibat aktivitas Flores Back-Arc Thrust. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan turun atau normal fault.

Gempa dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di sejumlah wilayah. Berdasarkan laporan, getaran dirasakan oleh para penduduk.

Wijayanto menjelaskan, gempa M5,8 tersebut merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan pascagempa M7,7 di Flores pada 15 Agustus 2026.

“Hingga tanggal 20 Agustus 2026, pukul 06.00.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 3.422 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M6,2,” ujarnya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut