Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara
Advertisement . Scroll to see content

Wali Kota Denpasar: Makin Banyak Ditemukan Kasus Positif, Bisa Mengurangi Potensi Penularan

Rabu, 08 Juli 2020 - 10:21:00 WIB
Wali Kota Denpasar: Makin Banyak Ditemukan Kasus Positif, Bisa Mengurangi Potensi Penularan
Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra akan berlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19. (Foto: Humas Pemkot Denpasar)
Advertisement . Scroll to see content

"Bisa dibayangkan bagaimana kalau tidak ditemukan kasusnya? Itu akan menjadi efek bola salju suatu saat nanti. Hal ini yang harus kita hindari," katanya.

Dia mengatakan, dirinya bersama Gugus Tugas berupaya kerja serius untuk percepatan penanganan, saat penerapan adaptasi kebiasaan baru mulai 9 Juli mendatang. Oleh karena itu, penelusuran agresif yang disertai tes massif serta isolasi atau karantina akan terus digencarkan bersama dengan penerapan disiplin protokol kesehatan.

Dia menjelaskan, saat ini penyebaran Covid-19 di Denpasar paling banyak ditemukan dari klaster pasar, rumah tangga, dan pelaku perjalanan dalam negeri. Gugus Tugas di Denpasar akan terus melanjutkan rapid test massif untuk menemukan lebih banyak kasus positif di masyarakat.

"Jadi pemerintah terus melaksanakan penelusuran dan dilanjutkan dengan tes massif dan pemisahan antara masyarakat yang sehat dan terpapar covid-19 melalui proses isolasi dan karantina," ujarnya.

Melansir data Gugus Tugas Covid-19 Bali, jumlah kasus positif di Denpasar kini mencapai 715 orang dari total 1.940 kasus positif Covid-19 yang tercatat di Bali. Dari jumlah itu, 271 orang sudah sembuh dan 12 orang meninggal dunia. Saat ini masih ada 432 orang dalam perawatan.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut