Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapal BUMDes Angkut 14 Ton Sembako Tenggelam di Perairan Probolinggo
Advertisement . Scroll to see content

17 Bulan Tenggelam di Pelabuhan Ratu, Nining Kini Dibawa ke RSUD

Senin, 02 Juli 2018 - 20:43:00 WIB
17 Bulan Tenggelam di Pelabuhan Ratu, Nining Kini Dibawa ke RSUD
Nining Sunarsih (53) dirujuk ke RSUD Kota Sukabumi karena kondisinya lemas setelah ditemukan pasca-hilang tenggelam di Pelabuhan ratu 17 bulan silam. (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content


Dia menambahkan, dari hasil pemeriksaan dokter juga tidak ditemukan bekas luka maupun tanda-tanda layaknya orang tenggelam di tubuh Nining.

"Tidak, hari ini kita tidak ditemukan tanda-tanda luka orang tenggelam. Paru-parunya juga tidak ada cairan. Tapi kita akan terus lakukan pemeriksaan terhadap pasien dan menunggu hasil dokter apakah perlu dokter ahli lainnya untuk pasien," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Nining (53), warga Kampung Cibunar RT 5 RW 2 Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat itu ditemukan dalam kondisi selamat setelah dikabarkan hilang terbawa ombak laut di Pantai Citepus, Pelabuhan Ratu, selama hampir 17 bulan.

Nining ditemukan oleh keluarganya di pinggir pantai dalam kondisi selamat pada Sabtu (30/6/2018) malam. Namun dia belum bisa berkomunikasi dan kondisinya lemas. Saat ini, Nining masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit umum daerah (RSUD) Syamsudin Kota Sukabumi.

Kabar kembali ditemukannya Nining dengan kondisi selamat mengundang perhatian warga. Kabar tersebut juga viral di media sosial. Kini, rumah Nining ramai didatangi warga yang penasaran dengan kejadian itu. Mereka seolah tak percaya wanita paruh baya ini kembali ditemukan setelah 17 bulan dikabarkan hilang.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut