Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ridwan Kamil Ajukan Hak Angkat Anak ke PA Bandung usai Cerai dengan Atalia
Advertisement . Scroll to see content

226 Jemaat Gereja Klaster Lembang Positif Corona, Pendeta dan Istrinya Meninggal

Sabtu, 04 April 2020 - 08:19:00 WIB
226 Jemaat Gereja Klaster Lembang Positif Corona, Pendeta dan Istrinya Meninggal
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut ada 226 jemaat Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Bandung yang positif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test. Mereka berasal dari klaster seminar keagamaan yang berkegiatan di Lembang, Bandung Barat beberapa waktu lalu.

Jumlah ini meningkat dari pemeriksaan awal sebanyak 127 orang yang dinyatakan positif virus corona. Proses pemeriksaan melalui rapid test masih terus dilakukan.

"Itu kurang lebih ada 200-an yang positif, datang dari satu jemaat gereja. Dari 637 jemaat Gereja Bethel yang rapid test, 226 dinyatakan positif. Rasio-nya cukup besar sampai 35%," ujar Ridwan Kamil saat video conference dengan Wapres KH Ma'ruf Amin, Jumat (3/4/2020).

Menurutnya, ratusan jemaat gereja tersebut pernah melakukan kontak dengan salah satu pendeta yang diduga positif dan sudah meninggal dunia. Klaster Lembang ini merupakan satu dari empat sebaran Covid-19 di Jabar.

"Mereka berkumpul, pendetanya melakukan sentuhan fisik dan pendetanya sudah meninggal berserta istrinya karena Covid-19," kata Kang Emil-sapaan akrabnya.

Gubernur juga mengaku telah menemukan 300-an warga Sukabumi positif corona berdasarkan hasil rapid test pekan lalu. Namun seluruh angka itu perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan dengan swab test.

"Nanti kalau ketahuan ter-swab, terkonfirmasi, baru kami laporkan sebagai angka Jabar. Mungkin ini akan mengagetkan," kata dia.

Sampai saat ini, Pemprov Jabar telah melakukan 15.000 rapid test ke warga. Dari 15.000 rapid test, hasilnya 667 warga positif terinfeksi virus corona.

Pelaksanaan rapid test ini dilakukan dengan metode door to door dan drive thru. Hasilnya nanti bisa untuk mengetahui peta sebaran virus corona di Jabar.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut