30.000 Warga Jawa Barat Antre Umrah ke Tanah Suci Mekkah
"Di Masjidil Haram dan Nabawi sudah tidak ada pembatasan lagi. Namun, kita arahkan agar para jamaah tetap mengutamakan kesehatan supaya ibadahnya lancar. Tetap melakukan protokol kesehatan semaksimal mungkin," ucapnya.
Yani Asri (30), salah seorang jemaah umrah asal Kecamatan Coblong, Kota Bandung mengaku sangat bersyukur bisa berangkat ke Tanah Suci. Selain menjadi keinginan sejak dulu, keberangkatannya sempat tertunda beberapa kali akibat pandemi Covid-19.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur akhirnya bisa pergi umrah, ini keinginan saya sejak lama. Setelah sempat tertunda beberapa kali, akhirnya hari ini saya bisa pergi umrah," kata Yani.
"Alhamdulillah juga semua persiapan lancar dan cepat, semoga ibadah saya di Tanah Suci pun lancar hingga kembali ke Indonesia," ujarnya.
Meski sempat kebingungan akibat kebijakan pemerintah yang terus berubah, Yani menuturkan, sangat menyambut baik kebijakan pelonggaran pembatasan sosial, termasuk tes PCR dan karantina di Arab Saudi. "Saya sudah menyiapkan fisik dan mental untuk melaksanakan ibadah unrah ini. Mohon doanya semoga semuanya lancar," tutur Yani Asri.
Editor: Agus Warsudi