Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bandung Zoo Ditutup saat Libur Lebaran, Wisatawan Kecewa Sudah Jauh-Jauh Datang!
Advertisement . Scroll to see content

Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati, Penyebab Masih Diselidiki

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:13:00 WIB
Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati, Penyebab Masih Diselidiki
Anak harimau Benggala di Bandung Zoo mati, penyebab masih dalam penyelidikan. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Anak harimau Benggala di Bandung Zoo mati dan kini masih dalam penyelidikan. Satwa bernama Hara itu dilaporkan meninggal dunia di usia 8 bulan.

Hara merupakan salah satu koleksi satwa di Kebun Binatang Bandung yang lahir pada 12 Juli 2025. Hewan dilindungi ini lahir bersama saudaranya, Huru, dari pasangan induk jantan Sahrulkan dan betina Jelita.

Kehadiran keduanya sebelumnya menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung Bandung Zoo. Namun, kabar duka datang setelah Hara dilaporkan mati secara mendadak.

Humas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat Eri Mildranaya membenarkan peristiwa tersebut.

“Betul, namun hasilnya belum kami dapatkan secara lengkap,” ujar Eri dikutip dari iNews Bandung Raya, Rabu (25/3/2026).

Menurutnya, hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian Hara karena hasil pemeriksaan dokter hewan masih dalam proses.

Eri menjelaskan bahwa proses nekropsi atau pemeriksaan terhadap bangkai satwa telah dilakukan oleh tim dokter hewan. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan menjadi dasar untuk memastikan penyebab kematian anak harimau Benggala tersebut.

“Besok setelah hasil periksa oleh dokter hewan. Nanti hasil lengkapnya kalau sudah kami dapatkan,” katanya.

Kematian anak harimau Benggala di Bandung Zoo ini masih menjadi perhatian, sembari menunggu hasil resmi dari pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut