Banjir dan Longsor di Sukabumi, 1 Orang Tewas dan 5 Hilang
Banjir yang terjadi ini disebabkan meningkatnya volume Sungai Cibojong setelah diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi. Air meluap dan merendam kurang lebih 116 rumah warga.
Tim SAR gabungan dari BPBD, TNI, Polri dan pemadam kebakaran serta relawan langsung bergerak menyisir ke titik banjir. Dengan menggunakan perahu karet, tim menembus derasnya air untuk mengevakuasi waga yang terjebak.
Para korban yang dievakuasi mayoritas perempuan dan anak-anaknya. Sementara beberapa laki-laki memilih tetap bertahan di rumah.
Ade Lukma warga setempat mengatakan, banjir terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis (6/3/2025) malam. Akibatnya tanggul yang berada di belakang kompleks perumahan jebol.
Air dengan cepat naik hingga 2 meter lebih. Para korban banjir selanjutnya dibawa ke Kantor Desa Bojong untuk diungsikan.
"Pas tarawih sudah hujan lalu air dari sungai naik dan meluap ke permukiman warga," ujarnya, Kamis (6/3/2025).
Data BPBD, akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Sukabumi tercatat 115 kepala keluarga dengan 203 jiwa terdampak. Kemudian 31 kepala keluarga dengan 159 jiwa mengungsi.
Editor: Donald Karouw