Banjir Tanah Merah ke Permukiman, Warga Ciseureuh Purwakarta Protes Pembangunan Klaster
"Wajar debit air ke permukiman kami cukup besar. Beban kami cukup berat karena selama ini banjir sudah menjadi langganan. Ditambah dengan adanya klaster itu ya semakin berat," kata Eman, warga lainnya.
Sebelumnya, warga sempat emosi begitu mengetahui banjir tanah merah bersumber dari pembangunan klaster. Puluhan warga sempat mendatangi lokasi proyek dan minta bertemu dengan developer.
Sayangnya yang ada di lokasi hanya pekerja dan pengembangnya sedang berada di Jakarta. Tidak hanya itu, di sekitar lokasi proyek itu terdapat satu klaster lain yang sudah dibangun dan satu klaster juga dalam proses pembangunan
Warga akhirnya membuat surat pernyataan sikap yang akan dilayangkan ke Bupati Purwakarta. Salah satu poin dalam surat itu mendesak Bupati Purwakarta agar meninjau ulang perijinan ketiga klaster yang berada di wilayah RW 07 Kelurahan Munjuljaya.
"Jika ada pelanggaran, kami ingin perijinan untuk klaster itu dicabut. Sudah terbayang permasalahan air akan selalu muncul dengan adanya klaster itu. Tidak hanya anjir tanah merah seperti sekarang," ujar warga.
Editor: Asep Supiandi