BMKG Bandung: Ada Potensi Megathrust M8,7 Picu Tsunami Dahsyat di Laut Selatan Jabar
Jika terjadi megathrust di laut selatan Jawa, tutur Rasmid, akan memicu bencana tsunami besar yang menimbulkan kerusakan parah di selatan Pulau Jawa. "Aktivitas sesar atau patahan di darat itu akibat sodokan dua lempeng ini. Dulunya mungkin (patahan) tidak besar ya, karena terus didorong oleh Lempeng Indo-Australia, menyebebakan Lempang Eurasia ini tidak kuat, lama kelamaan akan membentuk patahan atau sesar semakin besar," tutur Rasmid.
Lempang Eurasia, kata dia, relatif diam. Sedangkan Lempeng Indo-Australia bersifat aktif, mendorong terus Lempeng Eurasia ke utara. Lempeng Indo-Australia masuk ke bawah Eurasia. "Lempeng Eurasia hanya merespons apa yang terjadi akibat aktivitas Indo-Australia," ucapnya.
Daerah mana saja yang akan terdampak megathrust? Dampak megathrust paling besar terjadi di daerah sepanjang pantai selatan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Bahkan bisa sampai ke bagian barat, Selat Sunda, Banten, dan DKI.
"Khusus di Jawa Barat, yang paling terdampak pantai selatan Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, Garut, Pangandaran. Lima daerah itu telah kami identifikasi dengan baik dan telah disimulasikan daerah mana saja yang akan terdampak seperti itu," ujar Rasmid.
BMKG, tutur Rasmid, telah memasang rambu-rambu di titik rawan bencana gempa di kawasan selatan Pulau Jawa. Masyarakat juga diimbau waspada dengan potensi megathrust dan mengikuti arahan petugas jika terjadi gempa di kawasan selatan laut Jawa.
"Kami telah mengidentifikasi tinggi gelombang dan jarak waktu gelombang sampai ke darat di lima daerah itu. Untuk itu, kami bersama stakeholder, memasang rambu-rambu jalur evakuasi. Titik evakuasi sementara, hingga titik evakuasi terakhir," tuturnya.
Editor: Agus Warsudi