BMKG Mencatat Selama 2020 Jawa Barat Diguncang 992 Gempa Bumi
Dari sisi penyebabnya, gempa bumi tahun 2020 lebih dominan disebabkan aktivitas subduksi dengan kedalaman lebih dari 100 kilometer (km). Walau magnitudo (getarannya) lebih besar. Namun, karena jarak yang jauh, tidak dirasakan di permukaan bumi, oleh manusia.
"Ini sangat berbeda dengan tahun 2019, di mana lebih dominan gempa-gempa yang berpusat di daratan. Penyebabnya juga karena sesar-sesar lokal yang dangkal. Walaupun magnitudonya relatif kecil, tapi banyak gempa bumi yang dirasakan pada tahun 2019," ujar dia.
Diketahui, BMKG saat ini memasang puluhan alat seismograf, untuk mengetahui semua aktivitas seismik yang terjadi di bumi Jawa Barat. Alat ini akan mendeteksi sekecil apapun getaran bumi, bahkan getaran gempa bumi yang tidak dirasakan manusia.
Editor: Agus Warsudi