Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sakit Hati Mantan Istri Nikah Lagi, Pria di Takalar Tikam Suami Baru hingga Kritis
Advertisement . Scroll to see content

Cekcok Utang Piutang, Pria Tewas Bersimbah Darah Ditikam Rekannya di Bandung

Senin, 20 Juli 2026 - 07:13:00 WIB
Cekcok Utang Piutang, Pria Tewas Bersimbah Darah Ditikam Rekannya di Bandung
TKP pria berinisial L tewas ditikam oleh rekannya di Jalan Cibangkong, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Minggu (19/7/2026) pukul 23.45 WIB. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Seorang pria berinisial L tewas ditikam oleh rekannya di Jalan Cibangkong, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Minggu (19/7/2026) pukul 23.45 WIB. Peristiwa tersebut diduga dipicu persoalan utang piutang.

Ketua RW setempat, Yudi mengatakan, korban ditemukan tewas tergeletak bersimbah darah di lokasi kejadian dengan luka tusuk. Sementara itu, terduga pelaku masih berada di lokasi dan langsung ditangkap warga sebelum diserahkan kepada personel Polsek Batununggal.

Dia menuturkan, berdasarkan keterangan warga bahwa korban dan terduga pelaku telah saling mengenal selama beberapa tahun. Keduanya diketahui bukan warga setempat.  Saat kejadian, terduga pelaku sedang menginap di rumah kerabatnya di kawasan Cibangkong. 

"Korban sebetulnya bukan wilayah sini dan pelaku juga bukan warga sini. Pelaku sedang numpang meninap di uaknya kebetulan si korban menghampiri ke pelaku, sepertinya ada perselisihan utang piutang," kata Yudi di lokasi.

Peristiwa bermula ketika korban diduga mendatangi terduga pelaku untuk menagih utang sebesar Rp2 juta serta handphone (HP). Pertemuan tersebut diduga memicu cekcok yang kemudian berlanjut menjadi perkelahian.

Seorang rekan mereka bernama Barnas sempat berupaya melerai pertikaian tersebut. Namun, pelaku mengeluarkan pisau dapur yang telah dibawanya dan menusuk korban hingga tewas.

Usai kejadian, warga menyerahkan pelaku kepada petugas Polsek Batununggal. Saat ini, pelaku telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, sementara polisi masih mendalami motif dan kronologi pasti peristiwa tersebut.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut