Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dedi Mulyadi Nangis saat Melepas Sapi-Sapi di Kandang untuk Kurban
Advertisement . Scroll to see content

Dedi Mulyadi Nangis Bertemu Guru Ngaji di Cibukamanah Purwakarta Ini, Kenapa?

Senin, 18 Juli 2022 - 08:19:00 WIB
Dedi Mulyadi Nangis Bertemu Guru Ngaji di Cibukamanah Purwakarta Ini, Kenapa?
Ibu Ijoh, guru ngaji dan penggembala kambing menangis saat bertemu Dedi Mulyadi. (FOTO: ISTIMEWA)
Advertisement . Scroll to see content

Ijoh, suami, dan anak-anaknya tinggal di sebuah rumah di lahan milik seorang dokter yang bekerja di Jakarta. Di rumah tersebut total dihuni oleh 12 orang. “Bu dokter mah tinggalnya di Jakarta. Saya disuruh ngurusin kebon terus bikin rumah di situ,” ujarnya.

Singkat cerita Ijoh tengah kebingungan karena salah satu anaknya yang lulus SMP akan melanjutkan SMA di salah satu pondok pesantren di Banten. Selain itu anak-anaknya yang lain termasuk anak yang dititipkan kepadanya baru naik kelas dan belum memiliki peralatan untuk sekolah.

Ijoh menceritakan dulu pernah terbantu oleh Dedi Mulyadi saat menjabat sebagai Bupati Purwakarta. Saat itu dia diberi ternak kambing dan bedah rumah. Sayangnya, domba pemberian Kang Dedi terpaksa dijual karena saat itu anaknya sakit dan membutuhkan uang Rp800.000.

Uniknya, Ijoh tak tahu pria yang ada di hadapannya adalah Dedi Mulyadi. Sebab, Kang Dedi berpenampilan seperti  bikers lengkap dengan jaket kulit hitam dan helm sehingga membuatnya tidak dikenali. 

Sementara, selama menjadi Bupati Purwakarta, Kang Dedi sering mengenakan pakaian pangsi dan iket di kepala. “Dulu pernah dikasih domba dari Pak Dedi, Bupati Purwakarta, Alhamdulillah dikasih anak embe. Tapi dijual karena anak sakit harganya Rp 800 ribu,” tutur Ijoh.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut