Didemo Massa, Pj Bupati Kuningan Teken Surat Penolakan Geothermal Ciremai
KUNINGAN, iNews.id – Penjabat (Pj) Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar menandatangani surat penolakan proyek geothermal Gunung Ciremai. Hal itu dilakukan setelah didesak massa demonstrans yang sejak pagi menduduki Kantor Bupati, Senin (5/10/2026).
Aksi demonstrasi tersebut sempat diwarnai kericuhan hingga terjadi saling dorong.
Massa aksi nekat menembus barikade pengamanan lantaran Pj Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, tak kunjung keluar menemui demonstran yang bertahan sejak siang hari terkait penolakan proyek geotermal Gunung Ciremai.
Suasana memanas mereda setelah Pj Bupati Kuningan keluar menemui massa aksi di bawah pengawalan ketat aparat keamanan. Namun, kehadiran rombongan justru disambut cemoohan dari peserta aksi.
Saat duduk bersama menggelar forum terbuka, perdebatan alot dan memanas tak terhindarkan. Pj Bupati Kuningan sempat menyatakan bahwa dirinya sama sekali belum mengetahui secara mendalam mengenai isu proyek geotermal yang dipersoalkan. Pernyataan tersebut dinilai abu-abu dan memicu amarah massa.
"Kami tidak datang untuk mendengar jawaban mengambang. Kami butuh sikap tegas Pemkab Kuningan untuk bersama-sama menolak proyek geotermal Gunung Ciremai karena dampaknya sangat merusak kawasan sekitarnya," ujar perwakilan massa aksi, Ahmad Tio Nugraha.
Setelah melalui proses negosiasi berbelit dan perdebatan panjang, Pj Bupati Kuningan akhirnya bersedia menandatangani berkas poin-poin tuntutan yang diajukan massa.